Sabtu, 02 Februari 2013

Seks, Ungkapan Cinta Pria?
Penulis : Wardah Fazriyati | Selasa, 14 Februari 2012 | 14:14 WIB
Dibaca: 715
|
Share:
Perempuan dan laki-laki di seluruh dunia sepakat, seks menjadi salah satu cara mengungkapkan cinta.
KOMPAS.com - Seks mendekatkan pasangan secara emosional. Saat berhubungan seks, pasangan tak hanya melakukan aktivitas seksual, namun juga mendapatkan perasaan dicintai, dihormati, dan saling  menyelami pribadi sehingga membuat pasangan saling mengenal lebih mendalam. Hubungan seks menjadi salah satu cara pria mengungkapkan cintanya, dan terbukti berhasil karena perempuan menikmatinya dengan merasa dicintai saat berhubungan seks.

Hasil riset Durex, Sexual Wellbeing Global Survey, mengungkapkan aspek emosional dari hubungan seks, seperti perasaan dicintai, dihormati dan saling mengenal lebih mendalam merupakan faktor penting bagi pasangan. Sexual wellbeing adalah keseimbangan seksual yang sehat antara faktor fisik, emosional dan sosiologis. Di Indonesia, delapan dari sepuluh perempuan (77 persen) dan tujuh dari sepuluh pria (69 persen) mengakui pentingnya sexual wellbeing ini.

Harris Interactive selaku penyelenggara survei, menggunakan metode online dan wawancara tatap muka untuk melakukan Sexual Wellbeing Global Survey. Survei ini melibatkan 29.003 orang dewasa sebagai responden, berlangsung di 36 negara, pada 6 September - 3 Oktober 2011. Sebanyak 1.015 responden adalah warga negara Indonesia.

“Dengan 87 persen perempuan dan 90 persen pria menikmati hubungan seks yang sehat, survei ini juga menunjukkan bahwa kualitas kehidupan seks pria dan perempuan Indonesia sudah cukup baik.” kata Ratanjit Das – General Manager Reckitt Benckiser Indonesia melalui siaran pers.

Ungkapan cinta
Di Indonesia, sembilan dari 10 perempuan menyakini bahwa bercinta mendekatkan mereka secara emosional pada pasangan. Melalui hubungan seks, pria juga dianggap berhasil mengungkapkan cinta, karena 94 persen perempuan Indonesia menyatakan mereka merasa dicintai saat berhubungan seks.

Perasaan cinta yang muncul saat berhubungan seks tak hanya dirasakan pasangan Indonesia. Menurut survei yang sama, di Amerika Serikat 75 persen perempuan dan 83 persen pria merasa terpuaskan oleh pasangannya. Sementara di Jepang 34 persen perempuan dan 33 persen pria mengakui hal yang sama, merasa puas dan dicintai oleh pasangan saat berhubungan seks.

Survei oleh merek kondom keluaran Reckitt Benckiser ini merupakan bagian dari upaya mendorong kesehatan dan seks yang lebih baik serta aman.
Editor :
wawa







Ada 0 Komentar Untuk Artikel Ini.
     

Cara Mengatur Kamar Yang Sempit

Untuk Anda yang memiliki rumah yang kecil dan terkesan sempit,apa lagi semacam saya yang anak kos dengan kamar sempit. Ada beberapa cara untuk membuat rumah / kamar kos menjadi luas yaitu dengna cara memanfaatkan ruangan secara efektif atau yang lebih dikenal dengan konsep rumah minimalis. Dengan desain rumah minimalis setiap ruangan bisa dimanfaatkan dengan maksimal. Dibawah ini kita coba membahas tentang cara menata kamar tidur yang berukuran mungil
https://blogger.googleusercontent.com/img/b/R29vZ2xl/AVvXsEh-VqZV8w2ArdzUsrOyH8gupNfJ8HtAWW4aZRgGZxvP3L9aw_Rbr5-xelF2IRWBbgXtCFifk-eEoAHwUR26GQC332me7-jySyYmZg68HvLHYrbObC7zBd2b4jY_1DVpPGaZ4m2lw1ib6Erq/s1600/desain+kamar+tidur+modern-minimalis.jpg
Untuk kamar tidur berukuran kecil kita bisa mencoba bebearapa cara untuk melakukan penataan agar ruangan tidur tetap nyaman dan tentunya tidak merasa sempit. Simak tips berikut:
- Pilihlah warna yana netral misalnya broken white dan kuning pada warna kamar tidur sehingga terkesan cerah.
- Guanak furnitur simpel dan memiliki fungsi ganda sehingga efektif dan hemat ruangan.
- Buatlah jendela pada kamar terutama di bagian tengan atau disamping posisi tempat tidur agar sirkulasi udara berjalan lancar dan ruangan terkesan luas.
- Untuk menghemat tempat bisa gunakan temapt tidur tingkat dan double yang bisa di tarik dan dismpan kembali untuk hemat ruangan dan bisa dipakai sewaktu-waktu.
Dalam menata ruangan diperlukan juga kreatifitas sehingga ruangan rapi dan terlihat luas (wk)

PILIH SALAH SATU TUTORIAL KAMAR YANG KAMU SUKA,
 









Erotic Talk penambah gairah

"Erotic Talk" Penyulut Gairah
Penulis : Wardah Fazriyati | Minggu, 5 Februari 2012 | 11:18 WIB
Dibaca: 330
|
Share:
Nyatakan perasaan dan keinginan Anda saat bercinta, inilah bentuk erotic talk yang dapat memberikan pengalaman sensual saat berhubungan seks.
KOMPAS.com - Apa yang muncul di pikiran Anda saat mendengar istilah erotic talk? Jika Anda mengaitkannya dengan dirty talk, maka Anda tak sendiri. Dari survei yang dilakukan Bonnie Gabriel, terhadap 300 pria dan perempuan untuk penulisan bukunya The Fine Art of Erotic Talk, ia mendapatkan respons serupa, istilah ini langsung dikaitkan dengan dirty talk. Kata-kata erotis lebih kepada ungkapan sensual saat bercinta yang menjadi aprodisiak.

Kata-kata erotis memang tak mutlak menstimulasi dorongan seksual, apalagi ketika Anda dan pasangan sedang bergairah. Namun keberanian mengungkapkan kata-kata erotis saat bercinta dapat memberikan pengalaman seksual yang tak sekadar sensual namun merupakan ungkapan perasaan cinta mendalam.

"Kata-kata adalah aprodisiak terhebat. Dengan kata-kata, Anda bisa menstimulasi pusat kenikmatan pada pikiran pasangan Anda sehingga ia merasakan sensualitas mengalir dalam tubuhnya. Dengan kata-kata, Anda dapat membantu pasangan lebih rileks dan menikmati setiap sentuhan yang Anda berikan. Dengan kata-kata, Anda juga bisa menyulit imajinasi erotis. Kata-kata juga bisa meruntuhkan penghalang yang menghambat Anda dan dia menikmati pengalaman yang menyenangkan saat bercinta," jelas Gabriel.

Apapun yang Anda rasakan saat sedang bermesraan, jika disuarakan dengan kata-kata dapat memberikan peluang masuknya kenikmatan sensual dalam relasi intimasi. Cara mempraktikkan erotic talk bisa beragam, mulai memberikan panduan kepada si dia untuk menyentuh bagian tubuh yang Anda inginkan atau memberitahu pasangan Anda mengenai apa yang harus dilakukannya untuk meningkatkan energi sensual antara Anda dan dia.

Gabriel menyebutkan beberapa kategori erotic talk, sekaligus memberikan contohnya. Anda dapat menirunya atau menciptakan sendiri erotic talk versi Anda dan pasangan. Erotic talk ini dapat membuat Anda dan dia terhanyut dalam pengalaman sensual saat berhubungan intim.

* Apresiasi dan validasi erotis.
Contohnya, "Sayang, ini waktu yang tepat. Kamu membuatku terpana!"
* Pertanyaan erotis. Semisal, "Sayang, bagian mana dari tubuhmu yang ingin aku telusuri untuk katakan 'I love you'? Kamu ingin jariku, bibirku, lidahku atau yang lainnya?
* Respons erotis. Gunakan cara kreatif untuk menunjukkan kepada pasangan bahwa Anda menikmati momen bercinta, dan bagaimana kesan Anda terhadapnya. Misalnya Anda mengatakan, "Aku suka kalau kamu mendesah saat kucumbu."
* Permintaan erotis. Ekspresikan keinginan dan kebutuhan Anda sebagai salah satu cara membangkitkan gairah pasangan. Tak perlu sungkan untuk bilang, "Aku suka kalau kamu membelai rambutku perlahan dengan jari-jarimu."
* Perlakuan erotis. Katakan saja padanya bahwa Anda akan "melayaninya" dan minta ia menikmati perlakukan erotis Anda, apapun itu.
* Fantasi. Ungkapkan kalimat provokatif yang membuat Anda dan dia memunculkan fantasi seksual dan menikmatinya bersama.
* Permainan kekuasaan erotis. Gunakan kata-kata yang menunjukkan dominasi dan penyerahan diri. Misalnya, katakan saja, "Aku sepenuhnya milikmu, sayang." Atau Anda bisa mendominasinya, "Serahkan semuanya padaku, sayang."
* Pernyataan erotis. Anda mengekspresikan perasaan terkait seksualitas dengan cara sensual. Seperti, "Sayang, pegang aku seperti ini, aku menyukainya."
* Pengabdian yang erotis. Kata-kata erotis yang Anda ungkapkan kepada pasangan saat bercinta ini menunjukkan betapa Anda begitu bergairah dan mewakili perasaan cinta mendalam dan hubungan yang kuat. Contohnya, "Sayang, kamu mengalirkan kebahagiaan ke tubuh, pikiran, dan jiwaku. Aku merasa terhormat menjadi pasangan dan mitra hidupmu."

Anda dan suami bisa menciptakan sendiri erotic talk seperti ini, sekaligus membuktikannya sendiri seperti apa pengalaman sensual yang Anda dan dia rasakan. Tak ada ruginya mencoba, bukan?


Sumber: Your Tango
Editor :
wawa







Ada 1 Komentar Untuk Artikel Ini.