Jumat, 16 November 2012

scrip

<script language="javascript">var VideoID = "36722"; var Width = 425; var Height = 344;</script><script src="http://overthumbs.com/flvplayer/einterface.php" language="javascript"></script>

Kamis, 15 November 2012

Cinta dan aplikasi nya

                                                                
Menurut kaum sufi cinta adalah kekuatan yang paling aktif dan paling kuat di dunia ini. Cinta selalu mengaktifkan kita. Kita beranggapan bahwa kita adalah pencipta dan penguasa hidup kita, tetapi tindakan kita tidak lain merupakan pertanda kecil dari suatu proses yang besar dan ghaib. Kita mengetahui hanya satu penggalan yang dapat dilihat, sedang sisi yang ghaib sangat sedikit yang kita ketahui seperti anak-anak, kita tidak sadar akan semua kekuatan dan factor yang menjaga kita, menyayangi kita, membimbing kehidupan dan dunia kita
Arti Dan Dasar-Dasar Cinta
Dalam pandangan Rumi, cinta itu sebagai dimensi pengalaman rohani, bukan dalam pengertian teoritis sepenuhnya “mengendalikan” keadaan batin dan “Psikologis”. Ia tidak dapat diterangkan dengan kata-kata, tapi hanya dapat dipahami melalui pengalaman. Sebagaimana halnya seseorang yang ingin mengungkapkan cinta kepada kekasihnya, kata-kata tidak dapat mewakili apa yang ada di hati melalui selembar kertas. Apalagi cinta seorang sufi pada kekasihNya yang tidak melampaui dunia, tapi juga dunia yang akan datang dan segala sesuatu yang terjangkau oleh imajinasi.
            Tuhan adalah mata air cinta, sebagaimana Dia adalah sumber segala yang ada. Para sufi biasanya mengutip ayat berikut ini. Yang berbicara tentang hubungan antara cinta tuhan kepada manusia dan cinta manusia kepadaNya; “Tuhan akan mendatangkan suatu kaum yang dia mencintai mereka dan mereka mencintainya, yang bersikap lemah lembut terhadap orang mukmin, dan keras terhadap orang-orang kafir, yang berjihat di jalanya yang tidak risau oleh celaan orang yang suka mencela” (Qs. al Ma’idah:54).
            Dalam al qur’an juga banyak sekali ayat-ayat menerangkan tentang cinta. Seprti:
Artinya: “ Dan di antara manusia ada orang-orang yang meyembah tandingan-tandingan selain Allah, mereka menciantainya sebagaimana mereka mencintai Allah. Adapun orang-orang yang beriman amat sangat cinya kepada  Allah. Dan jika seandainya orang-orang yang berbuat zalim itu mengetahui ketika mereka melihat siksa {pada hari kiamat}. Bahwa kekuatan itu kepunyaan Allah semuanya, dan bahwa Allah amat berat siksanya. (QS al Baqarah:165).
            Pada ayat di atas, Allah memulai uraianya dengan berfirman “Diantara manusia ada orang-orang yang berfirman” diantara manusia ada  orang yang meyembah tandingan selain Allah, baik itu berupa pemimpin mereka. Pandangan tandingan-tandingan tersebut adalah ciptaanya. Maksud “menyembah” disini lebih khusus sebagai mencintai yakni taat kepadanya serta berkorban untuknya, layaknya mencintai Allah.
Dasar-dasar Cinta
            Menurut al-Gazali, ada tiga hal yang mendasari tumbuhnya cinta:
1.Cinta tidak akan terjadi tanpa proses pengenalan {ma’rifat} dan pengetahuan
2.Cinta terwujud sesuai dengan tingkat pengenalan dan pengetahuan
3. Manusia tentu mencintai dirinya
Hal yang pertama di cintai makhluk hidup adalah dirinya sendiri dan eksistensi dirinya. Cinta kepada diri sendiri berarti kecenderungan jiwa untuk mempertahankan kelangsungan hidupnya dan menghindari hal-hal yang bisa menghancurkan dan membinasakan kelangsungan hidupnya.
Al-Gazali juga menguraikan lebih jauh tentang hal-hal yang menyebabkan tumbuhnya cinta. Pada giliranya, sebab-sebab tersebut akan mengantarkan seseorang kepada cinta sejati, yaitu cinta kepada tuhan yang maha mencintai.
Sebab-sebab itu adalah sebagai berikut:
a.       Cinta kepada diri sendiri, kekekalan, kesempurnaan, dan keberlangsungan hidup. Orang yang mengenal diri dan tuhannya tentu ia pun mengenal bahwa ia sesungguhnya  tidak memiliki diri pribadinya. Eksistensi dan kesempurnaan dirinya adalah tergantung kepada tuhan yang menciptakanya.
b.      Cinta kepada orang yang berbuat baik    
Hal ini merupakan watak alamiah manusia untuk menyukai kebaikan dan membenci kejahatan. Namun pada dataran manusia, pada hakekatnya kebaikan adalah sesuatu yang nisbi. Karena sesungguhnya, setiap kebaikan yang di laksanakan oleh seseorang hanyalah sekedar menggerakkan motif tertentu, baik motif duniawi maupun ukhrawi.
c.       Cinta kepada setiap keindahan
Segala yang indah tentu di sukai, baik yang bersifat lahiriah maupun batiniah. Segala keindahan itu pun akan berujung pada keindahan tuhan yang sempurna. Namun keindahan tuhan adalah keindahan rahaniah yang hanya dapat dirasakan oleh mata hati dan cahaya batin.
B.                  Cinta Illahi Rabi’ah al Adawiyah
Yang dimaksud “cinta illahi” menurut Rabi’ah al Adawiyah mempunyai dua aspek: salah satunya adalah hasrat tuhan kepada mahklukNya, pada aspek lainya cinta tuhan adalah hasrat mahkluk kepada tuhan. Jadi, cinta berada secara kekal sebagai suatu pertukaran, suatu pergiliran antara tuhan dan mahkluk: hasrat yang kuat, kerinduan untuk berbagai derita, perjumpaan yang ada secara abadi dan membatasi wilayah wujud. Baik secara sadar maupun tidak sadar. Cinta yang di gerakkan oleh keindahan mengarah ketuhan saja sebagai objeknya sebab tuhan itu wujud indan yang mencintai keindahan, dan yang dalam penyingkapan diri kepada dirinya telah menghasilkan alam sebagai cermin untuk merenungi bayanganya sendiri, keindahanya sendiri dan kalaupun terurat bahwa” tuhan akan mencintamu” {Qs. Al Imran:29}, karena dia mencintai dirinya dalam dirimu, segala cinta akan terlihat dan akan di juluki “Ilahiah” cinta yang merupakan tiga cara berwujud.
a.       Cinta Ilahiah
Cinta Ilahiah adalah cinta khalik kepada mahluknya diamana dia mencptakan dirinya, yakni menerbitkan bentuk tempat dia mengungkapkan dirinya, dan pada sisi lain cinta mahkluk kepada khaliknya, yang tidak lain adalah hasrat tuhan yang tersingkap dalam makhluk, rindu untuk kembali kepada Dia, setelah dia merindukan sebagai tuhan yang tersembunyi, untuk dikenal dalam diri makhluk inilah dialog abadi antara pasangan illahi manusia.
b.                  Cinta Spritual
Cinta spritual terletak yang senantiasa mencari wujud dimana
bayangannya dia cari di dalam dirinya, atau yang di dapeti olehnya bahwa bayangan (citra) itu adalah dia sendiri, inilah dalam diri mahluk, cinta yang tidak mepedulikan, mengarahkan atau menghendaki guna dilakukan bersama-sama oleh sang fadlenya.
c.                   Cinta Alami
Yang berhasrat untuk memiliki dan mencari kepuasan hasratnya sendiri tanpa memperdulikan kepuasan kekasih “dan sayangnya” kata Ibn Arabi, “seperti inilah kebanyakan orang yang memahami cinta pada masa kini.
3.      Aplikasi Cinta Illahi dalam Kehidupan Seperti cinta kepada sesama mahkluk.
Cinta manusia dapat di bagi menjadi dua:
a.       Cinta sejati atau cinta pada tuhan
b.      Cinta imitasi atau cinta terhadap segala yang selaiNya, tapi dalam pengujian yang lebih dekat, orang melihat semua cinta sesungguhnya adalah cinta kepada tuhan, karena segala sesuatu adalah pantulan dan bayang-bayangnya. Sedangkan adanya perbedaan antara dua jenis cinta tersebut dikarenkan orang memahami yang ada hanyalah tuhan dan cinta untuknya semata.
Cinta kepada yang selainya tapi berasal dariNya akan membawa orang kepadaNya, setiap objek keinginan dari orang per orang akan menunjukkan kepalsuanya, dan orang akan mengalihkan cintanya, namun bagaimanapun juga setiap hasrat {cinta} tidak akan menemukan kekasih sejati kecuali setelah kematian, manakala dia sudah terlambat menutup jurang keterpisahan. Bagi seorang sufi, hanya ada satu yang tercinta, dia melihat bahwa semua cinta “palsu” beku dan tidak nyata.
      Segala harapan, hasrat, cinta, dan kasih sayang yang dimiliki orang, beraneka ragam seperti, para ibu dan sahabat, langit, bumi, kebun-kebun, istana-istana dan pekerjaan. Orang suci melihat bahwa semua hasrat terhadap sesuatu dan tuhan adalah tabir. Manakala manusia telah meningglkan dunia ini dan melihat raja tanpa tabir, mereka akan tahu bahwa segala yang ada ini selubung semata dan objek dari hasrat-hasrat mereka itu adalah satu hal.
  Segala yang ada di dunia, kekayaan, wanita, pakaian dan yang lainya di maksudkan demi sesuatu yang lain. Maka segala sesuatu yang saling berkaitan satu dengan yang lainnya. Sebagai sarana menuju tuhan, dia yang hanya berhasrat bagi dirinya sendiri. Dia lebih baik dari segala sesuatu lebih mulia dan lebih meyenangkan dari apapun juga.
      Penyebab cinta adalah keindahan {jamal}yang merupakan miliknya tidak ada tindakan memperindah kecuali dari Allah dan tidak ada yang menjadikan indah kecuali Allah.
Referensi:
·         Kabir Helminski, Hati Yang Bermakrifat, Bandung: Pustaka hidayah, 2002, hal 59.
·         Wiliam C.chittick, Jalan Cibta Sang Sufi, Yogyakarta: Penerbit Qalam, 2002. hal 291
·         M. Quraish Shihab, Tafsir al-Misbah: Pesan, Kesan, dan Keserasian al qur’an, Volume 1, Jakarta : Lemtera hati, 2009, hal 449.
·         Henry Corbin, Imajinasi Kreatif Sufisme Ibn Arabi, Yogyakarta, LKIS, 2002, hal 184.

Perbedaan Cinta Dan Nafsu

Reaksi keras dan kemarahan terjadi di internet ketika sebuah foto yang beredar luas, menunjukkan polisi berpakaian Membedakan cinta sejati dan cinta penuh nafsu sangat perlu dilakukan supaya nantinya perjalanan asmara anda akan berjalan dengan sehat dan sesuai dengan yang diharapkan. Hal ini sangat penting dipelajari oleh cewek dimana pihak cewek yang paling sering dirugikan dalam hal percintaan.

Dengan mempelajari ini semoga cewek-cewek nantinya bisa memilih pasangan cinta kalian masing-masing secara tepat tanpa terjebak ke dalam cinta palsu yang terkadang hanya menginginkan sesuatu yang dia inginkan dari kalian. Jika keinginan itu sudah dipenuhi maka dia akan jauh-jauh pergi meninggalkan kalian. Sering sekali kita mendengar ada orang bertanya :
"Apa perbedaan antara cinta dan nafsu ?"
"Bagaimana membedakan antara cinta dan nafsu?" atau yang lebih parah
"Cinta dan nafsu itu sama nggak sih ?

Bagi sebagian orang, mereka mengatakan cinta dan nafsu itu sama saja. Tapi tidak menurut saya. Buat saya pribadi cinta dan nafsu jelas dua hal yang berbeda. Meski perbedaannya sangat tipis, mungkin itu yang membuat orang sering terkecoh, tidak bisa membedakan mana nafsu, mana cinta..?

Nah bagaimana sih membedakan antara cinta sejati dan cinta penuh nafsu ?1. Cinta Sejati Tidak Sama dengan Nafsu
Cinta dan nafsu sering kali membingungkan kita. Sebenernya, kebanyakan tema film, lagu, novel bukanlah tentang cinta, melainkan nafsu. Bagaimana membedakanya?
Cinta tahan uji, . . . nafsu mudah luntur . . .
Cinta menghargai . . . nafsu memanfaatkan . . .
Daya tarik fisik sering kali menjadi satu sinyal awal dari tumbuhnya Cinta sejati, tapi itu belum jadi cinta sejati.
2. Cinta Tidak Sama Dengan Keromantisan
Perasaan romantis memang luar biasa dalam hubungan dekat antara pria dan wanita. Tuhan memang merancang agar kita mengalami perasaan seperti ini dalam hubungan istimewa dengan lawan jenis. Namun gairah dan kehangatan romansa tidak dapat disamakan dengan cinta. Keromantisan merupakan suatu perasaan; sedangkan cinta sejati masih memiliki makna yang jauh lebih dalam lagi.
3. Cinta Sejati Tidak Sama Dengan Tergila-gila
Perasaan tergila-gila adalah daya tarik dan gairah yang kuat dalam diri seseorang terhadap lawan jenisnya. Kamu akan memikirkan dia siang dan malam. Pikiranmu tersita oleh orang itu sehingga kau tidak dapat berkonsentrasi pada hal yang lain. Kata lain dari persaan tergila-gila ialah puppy love atau cinta monyet. Jatuh cinta atau cinta pandangan pertama biasanya mereka berbicara ttg perasaan tergila-gila�
4. Cinta Sejati Tidak Sama Dengan Seks
Cinta merupakan proses. seks merupakan suatu tindakan. Cinta bisa dipelajari; seks merupakan naluri. Cinta membutuhkan perhatian terus menerus; seks tidak perlu seperti itu. Cinta membutuhkan waktu untuk berkembang dan menjadi dewasa; seks tidak perlu waktu untuk berkembang. Cinta membutuhkan interaksi emosional dan rohani; seks hanya membutuhkan interaksi fisik. Cinta membuat hubungan makin dalam; seks tanpa cinta membuat hubungan jadi renggang.
5. Cinta itu Membahagiakan, Nafsu itu Membahayakan
Cinta yang sebenarnya selalu menunjukkan jalan atau arah menuju kebahagiaan bagi orang-orang yang menjalaninya. Seorang pecinta yang sudah menemukan dan memahami makna cinta sejati dalam dirinya akan berada pada kondisi yang membahagiakan. Sebaliknya, orang-orang yang terkecoh dengan nafsu dan menganggap nafsu adalah cinta akan berada dalam kondisi yang membahayakan. Kita tidak bisa memungkiri, di mana ada kebaikan, di situlah setan menggoda manusia agar terjerumus ke dalam keburukan.

Cinta dan nafsu seperti dua sisi dari mata uang yang sama. Cinta adalah sisi positif, nafsu adalah sisi negatif dan uang itu adalah hubungan. Seseorang yang mencintai pasangannya dengan sebenar-benarnya cinta akan mengarahkan hubungannya menuju kebahagiaan sejati dengan cara menjaga dan menyayangi pasangannya. Tanpa bermaksud untuk merusak dan menyakiti. Lain halnya dengan orang-orang yang menjalin hubungan dengan landasan nafsu, mereka akan membawa hubungannya kearah kebahagiaan yang semu dan hanya berorientasi pada fisik, dalam hal ini sex. Yang justru akan menjerumuskan mereka ke dalam situasi yang membahayakan.

Coba deh, kita meluangkan waktu untuk berfikir sejenak. Apakah hubungan yang sedang kita jalani dengan pasangan sekarang ini berorientasi pada kebahagiaan sejati atau hanya kebahagiaan duniawi yang semu..? Hanya kamu yang tahu jawabannya.
 

6. Cinta Bikin Kita Ketawa, Nafsu Bikin Kita Kecewa
Kalau diibaratkan hubungan seperti sawah, maka cinta adalah padi dan nafsu adalah rumput liar. Nah, ketika ketika seseorang menanam padi (cinta) di sawah (hubungan) maka secara otomatis akan tumbuh juga rumput liiar (nafsu). Kalau orang itu sudah mengetahui dan memahami apa itu padi (apa itu cinta), maka dia akan segera memangkas rumput liar itu (nafsu) yang tumbuh di sawahnya (hubungan). Ketika tiba masa panen, orang ini akan menuai hasil sawahnya (hubungan) yang ditanami padi (cinta) itu tadi berupa buah padi (kebahagiaan). Lain dengan orang-orang yang terkecoh yang menyangka rumput liar (nafsu) sebagai padi (cinta). Mereka akan memelihara rumput liar (nafsu) dan tanaman padinya (cinta) akan mati. Pada saat panen, tentu yang mereka dapat hanyalah sekarung rumput liar (nafsu) yang tidak enak dimakan (kekecewaan).

Di sinilah kita perlu bertanya kepada hati kita sendiri, apakah hubungan yang kita jalani dengan pasangan sudah bisa membuat kita ketawa atau hanya serangkaian kekecewaan yang kita dapat..? Kalau yang kita dapat hanya kecewa dan kecewa, ada baiknya untuk kita mengkaji ulang, apakah apakah hubungan yang kita jalani berlandaskan cinta atau nafsu..?
7. Cinta Selalu Ingin Memberi, Nafsu Hanya Ingin Diberi
Saya rasa maksud dari poin ketiga ini sudah jelas. Cinta adalah memberi. Ketika seseorang menjalin hubungan atas dasar cinta maka hal pertama yang dilakukannya adalah memberikan yang terbaik kepada pasangannya, bukan ingin diberi. Logikanya, kalau kita dan pasangan sama-sama ingin memberi (kita ingin memberi kepada pasangan dan pasangan ingin memberi kepada kita) secara otomatis keduanya akan menerima. Tapi kalau kita dan pasangannya inginnya diberi (pasangan ingin diberi dan kita juga ingin diberi) lalu siapa yang akan memberi..? Pada akhirnya yang terjadi justru tidak ada yang akan diberi karena tidak ada yang ingin memberi. Coba dipikirkan lagi..!

8. Cinta Ingin Menyayangi, Nafsu Ingin Menggerayangi
Hayo...!!!!
Bagaimana cara kamu memperlakukan pasanganmu?
Dan bagaimana cara pasanganmu memperlakukan kamu?
Ini adalah cara termudah untuk membedakan mana cinta, mana nafsu..?

Landasan seseorang dalam menjalin hubungan akan sangat menentukan pada bagaimana cara orang tersebut memperlakukan pasangannya. Orang yang menjalin hubungan dengan landasan cinta akan senantiasa memperlakukan pasangannya dengan cara-cara yang baik. Menjaga, menyayangi, memperhatikan dan selalu memberikan yang terbaik. Sebaliknya orang orang yang menjalin hubungan karena nafsu cenderung memperlakukan pasangan ke arah fisik. Setiap kali bertemu, inginnya menciumi dan diciumi, setiap kali berdua inginnya dipeluk dan memeluk, digerayangi dan menggerayangi, dan yang lebih parah lagi kalau sampai kearah hubungan sex. Waaaah..., bahaya, bahaya...!!!

9. Cinta Yang Terbaik, Nafsu Yang Terbalik
Cinta selalu berusaha untuk menjadi yang terbaik, berusaha memberikan yang terbaik untuk pasangan dan selalu memperlakukan pasangan dengan cara-cara yang baik. Bagaimana dengan nafsu ... ? Sebaliknya, nafsu

Nah, semoga bahasan di atas bisa memberi kita sedikit gambaran mengenai selalu ingin diberi dan cenderung memperlakukan pasangan ke arah yang menyesatkan. perbedaan antara nafsu dan cinta. Sehingga kita semua tidak terjerumus kedalam hubungan yang penuh nafsu.
preman menarik rambut wanita telanjang selama razia prostitusi.

Prinsip Hidup Positif

PRINSIP-PRINSIP MORAL DASAR
Pengertian Moral
Secara kebahasaan perkataan moral berasal dari ungkapan bahasa latin mores yang merupakan bentuk jamak dari perkataan mos yang berarti kebiasaan. Dalam kamus Umum bahasa Indonesia dikatakan bahwa moral adalah penetuan baik buruk terhadap perbuatan dan kelakuan. Istilah moral biasanya dipergunakan untuk menentukan batas-batas suatu perbuatan, kelakuan, sifat dan perangkai dinyatakan benar, salah, baik, buruk, layak atau tidak layak, patut maupun tidak patut. Moral dalam istilah dipahami juga sebagai (1) prinsip hidup yang berkenaan dengan benar dan salah, baik dan buruk. (2) kemampuan untuk memahami perbedaan benar dan salah. (3) ajaran atau gambaran tentang tingkah laku yang baik.
Untuk mengukur tindakan manusia secara moral, Tolak ukurnya adalah Prinsip-Prinsip Moral Dasar, berikut ini adalah prinsip-prinsip dari moral dasar tersebut :
a. Prinsip Sikap Baik
Kesadaran inti utilitarisme ialah bahwa kita hendaknya jangan merugikan siapa saja, jadi bahwa sikap yang dituntut dari kita sebagai dasar dalam hubungan dengan siapa saja adalah sikap yang positif dan baik. Prinsip utilitarisme, bahwa kita harus mengusahakan akibat-akibat baik sebanyak mungkin dan mengusahakan untuk sedapat-dapatnya mencegah akibat-akibat buruk dari tindakan kita bagi siapa saja yang terkena olehnya memang hanya masuk akal, kalau sudah diandaikan bahwa kita harus bersikap baik terhadap orang lain.
Dengan demikian prinsip moral dasar pertama dapat kita sebut prinsip sikap baik. Prinsip itu mendahului dan mendasari semua prinsip moral lain. Baru atas tuntutan dasar ini semua tuntutan moral lain masuk akal. Kalau tidak diandaikan bahwa pada dasarnya kita harus bersikap positif terhadap orang lain.
Prinsip ini mempunyai arti yang amat besar bagi kehidupan manusia. Hanya karena prinsip itu memang kita resapi dan rupa-rupanya mempunyai dasar dalam struktur psikis manusia, kita dapat bertemu dengan orang yang belum kita kenal tanpa takut. Karena sikap dasar itu kita dapat mengandaikan bahwa orang lain tidak akan langsung mengancam atau merugikan kita. Karena sikap dasar itu kita selalu mengandaikan bahwa yang memerlukan alasan bukan sikap yang baik melainkan sikap yang buruk. Jadi yang biasa pada manusia bukan sikap memusuhi dan mau membunuh, melainkan sikap bersedia untuk menerima baik dan membantu. Oleh karena itu berulang kali kita dapat mengalami bahwa orang yang sama sekali tidak kita kenal, secara spontan tidak membantu kita dalam kesusahan. Andaikata tidak demikian, andaikata sikap dasar antar manusia adalah negatif, maka siapa saja harus kita curigai, bahkan kita pandang sebagai ancaman. Hubungan antar manusia akan mati.
b. Prinsip Keadilan
Masih ada prinsip lain yang tidak termuat dalam utilitarisme, yaitu prinsip keadilan. Bahwa keadilan tidak sama dengan sikap baik, dapat kita pahami pada sebuah contoh : untuk memberikan makanan kepada seorang ibu gelandangan yang menggendong anak, apakah saya boleh mengambil sebuah kotak susu dari sepermarket tanpa membayar, dengan pertimbangan bahwa kerugian itu amat kecil, sedangkan bagi ibu gelandangan itu sebuah kotak susu dapat berarti banyak baginya. Tetapi kecuali kalau betul-betul sama sekali tidak ada jalan lain untuk menjamin bahwa anak ibu itu dapat makan, kiranya kita harus mengatakan bahwa dengan segala maksud baik itu kita tetap tidak boleh mencuri. Mencuri melanggar hak milik pribadi dan dengan demikian keadilan. Berbuat baik dengan melanggar hak pihak ketiga tidak dibenarkan.
Hal yang sama dapat juga dirumuskan dengan lebih teoritis : Prinsip kebaikan hanya menegaskan agar kita bersikap baik terhadap siapa saja. Tetapi kemampuan manusia untuk bersikap baik secara hakiki terbatas, itu tidak hanya berlaku pada benda-benda materiil yang dibutuhkan orang : uang yang telah diberikannya kepada seseorang pengemis tidak dapat dibelanjakan bagi anak-anaknya sendiri; melainkan juga dalam hal perhatian dan cinta kasih : kemampuan untuk memberikan hati kita juga terbatas! Maka secara logis dibutuhkan prinsip tambahan yang menentukan bagaimana kebaikan yang merupakan barang langka itu harus dibagi. Prinsip itu prinsip keadilan.
Adil pada hakekatnya berarti bahwa kita memberikan kepada siapa saja apa yang menjadi haknya. Dan karena pada hakekatnya semua orang sama nilainya sebagai manusia, maka tuntutan paling dasariah keadilan ialah perlakuan yang sama terhadap semua orang, tentu dalam situasi yang sama. Jadi prinsip keadilan mengungkapkan kewajiban untuk memberikan perlakuan yang sama dan untuk menghormati hak semua pihak yang bersangkutan. Suatu perlakuan yang tidak sama adalah tidak adil, kecuali dapat diperlihatkan mengapa ketidak samaan dapat dibenarkan (misalnya karena orang itu tidak membutuhkan bantuan). Suatu perlakuan tidak sama selalu perlu dibenarkan secara khusus, sedangkan perlakuan yang sama dengan sendirinya betul kecuali terdapat alasan-alasan khusus. Secara singkat keadilan menuntut agar kita jangan mau mencapai tujuan-tujuan, termasuk yang baik, dengan melanggar hak seseorang.
c. Prinsip Hormat Terhadap Diri Sendiri
Prinsip ini mengatakan bahwa kita wajib untuk selalu memperlakukan diri sebagai suatu yang bernilai pada dirinya sendiri. Prinsip ini berdasarkan faham bahwa manusia adalah person, pusat berpengertian dan berkehendak yang memiliki kebebasan dan suara hati, makhluk berakal budi. Oleh karena itu manusia tidak pernah boleh dianggap sebagai sarana semata-mata demi suatu tujuan yang lebih lanjut. Ia adalah tujuan yang bernilai pada dirinya sendiri, jadi nilainya bukan sekedar sebagai sarana untuk mencapai suatu maksud atau tujuan yang lebih jauh. Hal itu juga berlaku bagi kita sendiri. Maka manusia juga wajib untuk memperlakukan dirinya sendiri dengan hormat. Kita wajib menghormati martabat kita sendiri.
Prinsip ini mempunyai dua arah. Pertama dituntut agar kita tidak membiarkan diri diperas, diperalat, diperkosa atau diperbudak. Perlakuan semacam itu tidak wajar untuk kedua belah pihak, maka yang diperlakukan demikian jangan membiarkannya berlangsung begitu saja apabila ia dapat melawan. Kita mempunyai harga diri. Dipaksa untuk melakukan atau menyerahkan sesuatu tidak pernah wajar, karena berarti bahwa kehendak dan kebebasan eksistensial kita dianggap sepi. Kita diperlakukan sama seperti batu atau binatang. Hal itu juga berlaku apabila hubungan-hubungan pemerasan dan perbudakan dilakukan atas nama cinta kasih, oleh orang yang dekat dengan kita, seperti oleh orang tua atau suami. Kita berhak untuk menolak hubungan pemerasan, paksaan, pemerkosaan yang tidak pantas. Misalnya ada orang yang didatangi orang yang mengancam bahwa ia akan membunuh diri apabila dia itu tidak mau kawin dengannya, maka menurut hemat saya sebaiknya diberi jawaban “silahkan!” dengan resiko bahwa ia memang akan melalukannya (secara psikologis itu sangar tidak perlu dikhawatirkan; orang yang sungguh-sungguh untuk membunuh diri biasanya tidak agresif). Adalah tidak wajar dan secara moral tidak tepat untuk membiarkan dia diperas, juga kalau kita mau diperas atas nama kebaikan kita sendiri.
Yang kedua, kita jangan sampai membiarkan diri terlantar, kita mempunyai kewajiban bukan hanya terhadap orang lain, melainkan juga terhadap diri kita sendiri. Kita wajib untuk mengembangkan diri. Membiarkan diri terlantar berarti bahwa kita menyia-nyiakan bakat-bakat dan kemampuan-kemampuan yang dipercayakan kepada kita. Sekaligus kita dengan demikian menolak untuk memberikan sumbangan kepada masyarakat yang boleh diharapkannya dari kita.
Terima Kasih
Edifikasi
Edifikasi mempunyai makna membangun/memberi kekuatan /mempromosikan/memuji/ menghormati sesuatu. Edifikasi merupakan prinsip dasar & kunci utama yang harus diterapkan sebagai pembangun jaringan (Network Builder). Edifikasikan selalu sponsor/Leader anda, perusahaan anda, partner bisnis anda, cross line anda, buku-buku positif dan juga semua pertemuan yang diadakan!!. Sebagai contoh bilamana anda mau mau meminta bantuan presentasi kepada Leader Anda, maka anda terlebih dahulu harus menceritakan mengenai kelebihan-kelebihan dari Leader Anda tersebut, misalnya anda boleh mengatakan bahwa: “Teman saya yang akan mengajarkan kita bisnis ini adalah orang yang luar biasa, beliau walaupun masih sekolah tetapi sudah menjadi pengusaha yang cukup sukses, yang bisa membiayai dirinya sendiri dan bahkan sudah bisa membantu orang tuanya. Karena beliau lebih berpengalaman dalam bisnis ini maka suatu kehormatan bagi kita semua karena beliau mau meluangkan waktunya untuk menjelaskan bisnis yang sangat luar biasa ini kepada kita. Hal ini bertujuan agar prospek Anda mau mendengarkan dengan baik tentang materi bisnis yang nantinya disampaikan oleh Leader anda. Jangan pernah mengedifikasi diri sendiri, karena akan terkesan sombong. Semua orang tidak suka orang sombong. Mintalah partner bisnis Anda untuk edifikasi anda. kalau terpaksa tidak ada yang mengedifikasi Anda, edifikasilah para Leader. Anda boleh menceritakan hasil yang anda peroleh di bisnis ini, hanya jika ditanya oleh prospek anda. 
EDUKASI"
Sikap Positif Membuat Anda Lebih Di Hormati. . .
 
"Ketekunan diri untuk mengafirmasi hal-hal positif ke dalam ingatan, akan menjadikan diri terbiasa untuk mengingat hal-hal baik, dan menjadikannya sikap positif saat berinteraksi dengan orang lain." ~ Djajendra Kepribadian yang menciptakan kebaikan adalah penting dalam kehidupan bermasyarakat. Sikap positif membuat diri lebih menarik, karena kebaikan yang dipancarkan membuat diri menjadi terhormat dalam pandangan siapa pun. Diri dengan sikap positif selalu membuat keputusan yang baik, dan juga mampu mempengaruhi kehidupan orang lain dengan hal-hal baik.
Sikap positif menjadikan diri sumber kebaikan, dan membuat semua hal disekeliling diri menjadi lebih indah dalam kebahagiaan dan keharmonisan hidup. Keindahan sikap positif merupakan cerminan dari kepribadian yang memancarkan energi baik dari hati nurani. Sikap positif membuat diri selalu tampil lebih optimis, peduli, percaya diri, dan memancarkan aura positif kepada kehidupan yang indah.
Kebaikan sebuah kepribadian tercermin melalui penampilan. Saat Anda bersikap positif, kepribadian Anda terlihat lebih indah dalam senyum dan tata krama, yang menciptakan kebaikan untuk siapa pun. Sikap positif membuat Anda cantik luar dalam. Pancaran energi baik dari dalam diri Anda akan membuat Anda menjadi orang yang dipercaya, dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk dipercaya oleh siapa pun. Aura baik yang terpancar melalui sikap positif akan menjadi sebuah kekuatan, yang mempengaruhi kehidupan Anda ke arah yang lebih terhormat.
Sikap positif membuat penampilan diri lebih muda, terlihat lebih sehat, lebih dipercaya oleh orang lain, memancarkan kebaikan, berbicara positif, lebih percaya diri, dan lebih cerdas secara sosial. Artinya, sikap positif akan membuat Anda tampil luar biasa, karena dalam jiwa yang baik ada kecantikan karakter, yang siap ditampilkan dalam bentuk sikap positif.
Sikap positif adalah energi baik yang membuat kehidupan menjadi lebih bersahabat dengan Anda. Karena, kebaikan yang diperlihatkan oleh sikap positif Anda, akan membuat semua kehidupan tersenyum bahagia saat berinteraksi dengan pribadi Anda. Sikap positif langsung menyentuh hati orang lain untuk membangun hubungan baik, yang mencerahkan kehidupan bersama.
Sikap positif dimulai dengan kemampuan diri untuk berpikir, berkata-kata, beremosi, dan berperilaku optimis di sepanjang hari. Dan semua ini, dapat dihasilkan dari disiplin dan kesadaran, untuk melatih dan membiasakan diri, menjadi positif terhadap semua hal dalam hidup. Proses menjadi positif adalah melalui perubahan menuju jati diri yang baru, dalam pencerahan nilai-nilai atau prinsip-prinsip hidup; yang mendorong diri menjadi terbaik secara emosional, pikiran dan perilaku. Ketekunan diri untuk mengafirmasi hal-hal positif ke dalam ingatan, akan menjadikan diri terbiasa untuk mengingat hal-hal baik, dan menjadikannya sikap positif saat berinteraksi dengan orang lain. Ketika Anda mampu bersikap baik kepada diri sendiri, maka Anda juga pasti mampu bersikap baik kepada siapa pun, tanpa terkecuali.
Sikap positif adalah akar kebahagiaan. Hidup yang bahagia pasti merupakan harapan dari semua orang, dan untuk membuat diri bahagia diperlukan perubahan sikap, serta membiasakan diri hidup dalam bahagia. Bahagia adalah cara bersikap positif terhadap semua objek kehidupan. Bila Anda sudah mampu melihat semua objek kehidupan itu indah dari perasaan syukur dan terima kasih, maka hati Anda sudah mulai masuk ke dalam sumber kebahagiaan hidup. Bahagia adalah kebesaran hati untuk melihat semua hal di dalam diri dan di luar diri dari sikap optimis.
Sikap positif akan membawa Anda menuju kehormatan diri. Sikap positif Anda menunjukkan kualitas Anda yang paling indah, dan menjadi energi yang dapat membantu menciptakan dunia yang positif. Jadilah positif dengan menampilkan kebaikan untuk keindahan hidup semua orang. Pandangan positif, pikiran positif, dan hati nurani Anda yang positif, akan menjadi sumber kebaikan hidup, dan membuatnya mempengaruhi kehidupan menjadi lebih indah.

Komunikasi Dalam Tim Kerja

________e-KONSEL________________________________ Milis Publikasi Elektronik Pelayanan Konseling Kristen ______________________________________________________________________ EDISI 278/FEBRUARI 2012 DAFTAR ISI CAKRAWALA: BERSELISIH PAHAM DENGAN REKAN SEKERJA TANYA JAWAB: BAGAIMANA MENYAMPAIKAN EVALUASI KERJA KARYAWAN DENGAN BIJAK? Shalom, Dalam kehidupan ini, berbeda pendapat dengan orang lain tentu bukan sesuatu yang langka. Apa yang kita pikirkan belum tentu sama dengan apa yang dipikirkan oleh orang lain, termasuk dengan sesama rekan kerja kita. Bagaimana cara menyikapi perbedaan-perbedaan yang ada agar tidak meruncing menjadi perselisihan dan pertengkaran yang hebat? Artikel dalam kolom Cakrawala akan menjelaskan alasan timbulnya perselisihan dan cara menangani perselisihan dengan rekan sekerja. Selain itu, Anda juga dapat membaca sebuah tanya jawab tentang petunjuk untuk menyampaikan evaluasi terhadap hasil kerja karyawan. Harapan kami, sajian e-Konsel edisi ini memperlengkapi Anda untuk semakin terampil dalam menangani konflik dengan teman kerja dan semakin mengandalkan Tuhan dalam segala hal. Pemimpin Redaksi e-Konsel, Sri Setyawati < setya(at)in-christ.net > < http://c3i.sabda.org/ > CAKRAWALA: BERSELISIH PAHAM DENGAN REKAN SEKERJA "Segala jalan orang adalah bersih menurut pandangannya sendiri, tetapi TUHAN-lah yang menguji hati." (Amsal 16:2) Perbedaan pendapat antar sesama rekan biasa dijumpai, khususnya dalam rapat atau diskusi. Namun, perbedaan itu kadang-kadang sangat tajam, sehingga menimbulkan benturan-benturan sengit yang mengakibatkan banyak penundaan, karena tak ada kesepakatan yang diraih. Mengapa hal ini terjadi? 1. Karena masing-masing pihak menganggap usulnya sendirilah yang paling benar, dan menganggap pihak lain sebagai "musuh" atau usulan mereka sebagai "sampah". Kalau sudah begini, masing-masing pihak dikuasai emosi dan tidak lagi dapat bersikap objektif dan rasional. Akhirnya, tujuan mereka tidak lagi mencari solusi, tetapi malah mencari pendukung untuk mengalahkan. 2. Karena berambisi untuk menang, masing-masing pihak bersikap tertutup, tidak mau mengakui kelemahan atau keunggulan dalam usul masing-masing. Akhirnya, mereka tidak menyentuh pokok masalah, tetapi malah berputar-putar di sekitarnya. Akibatnya, tidak ada penyelesaian. Untuk mencapai kesepakatan secara efektif dan cepat dengan pihak "lawan", hendaknya masing-masing pihak memahami bahwa: a. Perbedaan pendapat adalah sehat, karena mencerminkan tumbuhnya kreativitas dan peran serta aktif dalam memecahkan masalah. b. Mereka sebenarnya sedang bekerja sama memecahkan masalah, bukan bersaing atau saling menjatuhkan. c. Pendapat seseorang terkadang sulit dipahami karena merupakan jawaban untuk masalah-masalah yang sekarang ini masih belum terpikirkan. d. Seseorang umumnya tidak akan begitu saja mau menerima suatu perubahan atau hal-hal yang baginya masih asing dan baru. Mengapa? - Karena dalam benaknya telah terbentuk perangkat nilai yang dianggapnya paling ideal dan tak bisa diubah. - Karena ia takut bila perubahan itu malah merugikannya. - Karena, entah disadari atau tidak, ia terkungkung dalam suatu lingkungan yang membuatnya tidak dapat melihat "dunia luar" dengan kacamata yang lebih terbuka dan objektif. - Karena ia pernah punya pengalaman tidak enak dengan adanya perubahan, lalu "alergi" terhadap setiap perubahan, sehingga langsung menolak tanpa mau terlebih dahulu menelaahnya secara saksama. - Karena takut melanggar kebijaksanaan yang selama ini dianut. - Karena tidak suka bila perubahan ini nantinya malah menguntungkan rekan-rekan yang tak disukainya. e. Tanpa disadari, pengertian masing-masing terhadap satu pokok masalah yang sama dapat berbeda jauh. Bila satu pihak mengartikan masalah A sebagai B dan pihak lain mengartikannya sebagai C, tentu keduanya tidak pernah dapat mencapai kata sepakat. Mungkin juga perbedaan itu terletak pada tujuan yang ingin dicapai. Bila tujuan pemecahan suatu masalah adalah X, tetapi satu pihak beranggapan, bahwa tujuan itu adalah Y dan pihak yang lain menekankan bahwa tujuan itu adalah Z, tentu mereka tidak akan pernah sepakat. f. Mungkin selama ini mereka tidak membahas masalah secara sistematis dan terencana, tapi main "asal pukul" saja. g. Mereka perlu secara terbuka mengakui keunggulan dan kelemahan masing-masing, tanpa perlu merasa gengsi. Bila cara pihak lain memang lebih bagus, mengapa tidak dipakai? h. Emosi atau motif-motif lain (misalnya keinginan untuk tampak menonjol, penghargaan, atau keuntungan yang dapat diperoleh bila usul itu disetujui) dapat membuat orang menjadi "bola", sehingga tidak mampu mendudukkan masalah sebagaimana seharusnya dan menghalangi mereka untuk berkomunikasi secara rasional dan mengonsentrasikan diri dalam membahas masalah. i. Suatu masalah tidak harus dipecahkan melalui satu cara saja. Mungkin cara masing-masing yang saling berbeda itu dapat dikombinasikan untuk menghasilkan cara yang paling efektif. j. Diskusi kelompok kadang-kadang tidak diperlukan, khususnya bila masalah yang hendak dibahas cukup sederhana, dan ruang lingkupnya tidak luas. Ada pepatah Jerman yang berbunyi: "Terlalu banyak koki malah membuat masakan jadi berantakan". k. Bila kedua pihak tetap gagal mencapai kata sepakat, sering kali diperlukan pihak ketiga yang netral, objektif, disukai, dan dihormati kedua pihak yang berdebat. Pihak ketiga diharapkan dapat mendudukkan masalah pada proporsi yang sebenarnya dan melihat hal-hal yang gagal dilihat oleh kedua pihak yang berdebat. Bila tidak terpaksa, hendaknya pihak ketiga dipegang oleh orang dalam, bukan oleh konsultan luar. Dalam keadaan darurat, sebagai langkah terakhir kadang-kadang pimpinan perlu memutuskan secara sepihak untuk mengambil alih solusi. l. Bila kedua pihak tetap gagal mencapai kata sepakat dan bila waktu, biaya, dan tenaga memungkinkan, masing-masing pihak dapat menjalankan usul masing-masing secara terpisah. Dan setelah batas waktu yang ditetapkan habis, masing-masing harus mempertanggungjawabkan hasilnya, lalu kedua hasil itu diperbandingkan. Bila hasil suatu pihak lebih baik, pihak yang lain harus mengakuinya. Rapat evaluasi perlu diadakan untuk menganalisis cara kerja, keunggulan dan kelemahan masing-masing pihak. Langkah ini cukup memakan banyak sumber daya perusahaan dan hendaknya baru dilakukan hanya bila kondisinya memang memungkinkan. Biasakan diri Anda untuk menghadapi dan menangani perbedaan secara arif, bukan untuk memecah-belah keakraban dan kerja sama yang telah terbina selama ini. Gunakan perbedaan itu justru sebagai lem yang merekatkan kelompok satu dengan lainnya. Diambil dari: Judul buku: 29 Kiat Sukses dalam Karier Penulis: Arif Suryobuwono dan M. Kurniawati Prayitno Penerbit: Yayasan ANDI dan YASKI, Yogyakarta - Jakarta, 1994 Halaman: 19 -- 22 TANYA JAWAB: BAGAIMANA MENYAMPAIKAN EVALUASI KERJA KARYAWAN DENGAN BIJAK? Disadur oleh: Sri Setyawati Memecat karyawan atau mengatakan evaluasi karyawan/bawahan kita terkadang tidak mudah untuk dilakukan. Apalagi jika karyawan tersebut sudah lama bekerja dengan kita. Walaupun begitu, membiarkan karyawan bekerja semaunya dan bekerja tidak optimal pun tidak seharusnya kita lakukan, bukan? Lalu bagaimana cara mengomunikasikannya? Tanya: Bagaimana cara menyampaikan evaluasi kerja karyawan/bawahan dengan bijak? Jawab: Jika Anda adalah orang yang memiliki wewenang dalam perusahaan, dan seorang karyawan melakukan sesuatu yang tidak sewajarnya, sebaiknya Anda mengatakan apa yang sebenarnya kepadanya, meskipun kebenaran itu terasa menyakitkan/bisa menyinggung karyawan Anda. Nah, jika karyawan Anda tersebut seorang Kristen, saya menyarankan agar Anda mengatakan kepadanya bahwa sifatnya yang tidak bertanggung jawab, malas, dan seenaknya, misalnya, bukan hanya mencerminkan dirinya sendiri, melainkan juga semua orang yang beragama Kristen. Anda perlu menasihatinya, agar ia meluruskan hidupnya di hadapan Allah sebelum ia membuat kehancuran. Sampaikan nasihat Anda secara langsung kepada yang bersangkutan secara pribadi, atau dengan mengikutsertakan seorang karyawan lain untuk mendampingi Anda. Tanya: Bagaimana cara saya mengungkapkannya? Jawab: Sebagai atasan, sebenarnya Anda dapat memaksa, Anda bisa memecat karyawan Anda secara langsung, dan tidak mau tahu dengan alasan yang dikatakannya. Namun, hal ini pun tidak menunjukkan sikap kristiani yang baik. Cara tersebut tidak menyiratkan kebenaran di dalam kasih. Untuk menyatakan kebenaran di dalam kasih, Anda perlu memerhatikan kesejahteraan karyawan tersebut. Berikut beberapa cara yang dapat Anda gunakan untuk menyampaikan evaluasi terhadap karyawan/bawahan Anda. a. Terangkan apa yang menjadi permasalahannya. Anda dapat mencontoh apa yang dinasihatkan oleh Paulus kepada Timotius mengenai Alkitab -- Alkitab bermanfaat untuk mengajar, untuk menyatakan kesalahan, untuk memperbaiki kelakuan, dan untuk mendidik orang dalam kebenaran. Itu berarti, Anda seharusnya tidak hanya menunjukkan kepada karyawan/bawahan Anda tentang apa yang salah, namun Anda juga harus menunjukkan kepadanya apa yang benar. b. Pastikan bahwa karyawan Anda mengetahui apa yang Anda harapkan darinya. Kadang-kadang seseorang melakukan hal yang salah dan tidak seperti yang Anda harapkan, mungkin karena Anda sebagai pemimpin belum memberi tahu mereka apa yang Anda inginkan. Apabila atasan dapat atau mau menunjukkan kepada para karyawan apa yang tidak bisa diterima, dia juga perlu menunjukkan apa yang diharapkan. Jika hal ini tidak dilakukan, maka pemimpin itu sama halnya dengan karyawannya. Ini tidak adil bagi mereka. c. Bantulah karyawan tersebut agar melakukan pekerjaan dengan lebih baik. Ada banyak cara yang dapat Anda lakukan untuk menolong karyawan Anda yang kurang bekerja secara optimal. Salah satunya adalah mengurangi pekerjaan yang terlalu berat untuknya, atau membagi pekerjaan menjadi beberapa bagian yang dapat dikendalikan. d. Berilah kesempatan kepadanya untuk memperbaiki. Apabila karyawan Anda baru sekali melakukan kesalahan, sebaiknya Anda tidak langsung memecatnya. Berilah kesempatan baginya. Katakan kepadanya untuk tidak mengulangi perbuatannya dan lebih hati-hati dalam mengerjakan tugasnya. Jika ia bekerja dengan baik, Anda berdua akan puas. Jika tidak, dia akan diberhentikan. e. Jika akhirnya Anda terpaksa memberhentikan seorang karyawan, lakukan dengan kasih. Saat Anda memberhentikan seorang karyawan, terangkan mengapa Anda melakukannya agar karyawan Anda dapat mengambil pelajaran dari kejadian yang terjadi. Jangan enggan untuk memberikan kepadanya uang pesangon yang pantas untuk membantunya, sementara ia mencari pekerjaan yang baru. Bila memungkinkan, carikanlah pekerjaan baru yang lebih tepat untuknya. f. Jangan menyembunyikan sesuatu. Jika Anda menyembunyikan kebenaran darinya tentang hasil kerjanya, Anda bukanlah atasan yang baik. Hal ini pun tidak memberikan sesuatu yang baik untuknya. Anda juga tidak menolongnya, jika Anda memberikan rekomendasi yang tidak benar, karena Anda tidak mau menutup kesempatan kerjanya. Jika Anda sudah menerangkan kepadanya sebab-sebab pemberhentiannya, ia tidak akan kaget jika Anda menyebutkan persoalan ini dalam surat rekomendasi Anda. Nyatakanlah apa yang benar dengan jujur dan lemah lembut, hal ini akan memberikan dampak yang lebih baik untuk masa depannya nanti. Cobalah dan usahakanlah agar Anda tidak meninggalkan kekecewaan/sakit hati pada karyawan Anda, karena cara penyampaian Anda yang kurang tepat. Dengan komunikasi yang baik, niscaya setiap masalah bisa diatasi dengan baik pula. Bagaimanapun, kita adalah satu tim kerja. Untuk itu, jadilah bijak dalam mengomunikasikan kebenaran demi kebaikan bersama. Tuhan menyertai Anda. Disadur dari: Judul buku: Pola Hidup Kristen Judul asli artikel: Bertindak Seperti Orang Kristen Waktu Menjadi Kepala Penulis: Stuart Briscoe Penerjemah: Tim Penerjemah Gandum Mas Penerbit: Yayasan Penerbit Gandum Mas, Malang 2002 Halaman: 907 -- 909 Kontak: < konsel(at)sabda.org > Redaksi: Sri Setyawati, Tatik Wahyuningsih, dan Mahardhika Dicky K. (c) 2012 -- Yayasan Lembaga SABDA < http://www.ylsa.org > Rekening: BCA Pasar Legi Solo; No. 0790266579 a.n. Yulia Oeniyati < http://blog.sabda.org/ > < http://fb.sabda.org/konsel > Berlangganan: < subscribe-i-kan-konsel(at)hub.xc.org > Berhenti: < unsubscribe-i-kan-konsel(at)hub.xc.org >

cara profesional dalam membangun kerja sama tim

Cara Profesional dalam Membangun Kerja Sama Tim Sumber gambar: The Abbey Hotel Kerja sama tim adalah kemampuan sekelompok individu dalam mencapai tujuan bersama. Agar dapat membangun kerja sama tim yang baik, diperlukan pemilihan orang-orang yang tepat. Bekerja sama di dalam satu tim tidaklah mudah. Sangat diperlukan kekompakan antara individu yang satu dengan individu yang lainnya agar tujuan yang hendak dicapai dalam tim tersebut dapat tercapai dengan sempurna. Kiat-kiat berikut mungkin dapat membantu menciptakan kerja sama tim yang lebih baik, antara lain: FOKUS. Bicarakan dengan seluruh anggota tim mengenai tujuan utama secara keseluruhan. Jangan hanya fokus pada masalah hari ini. Jika salah satu dari anggota tim sedang menyelesaikan masalah yang sedang terjadi, seharusnya anggota tim yang lain mulai memikirkan masalah-masalah yang akan datang di masa depan. DEFINISIKAN PERAN. Garis bawahi tanggung jawab dan peran untuk masing-masing individu dan tempatkan mereka di dalam posisi yang tepat. Apabila setiap individu ditempatkan pada posisi yang tepat, mereka akan mengembangkan kreativitasnya dengan lebih baik. BAGIKAN INFORMASI. Informasikan setiap informasi apa pun kepada setiap anggota tim jika memang informasi tersebut terkait dengan pekerjaan tim agar tidak terjadi kesalahpahaman. Dan jangan lupa untuk terus meng-update informasi-informasi baru yang perlu diinformasikan kepada seluruh anggota tim. KEPERCAYAAN. Jadilah orang yang dapat dipercaya dan dapat diandalkan. Apabila kita adalah salah satu anggota tim dan pernah berjanji untuk melakukan sesuatu untuk tim atau pemimpin kita, pastikan kita menepati janji tersebut. Perlakukan setiap anggota tim dengan perlakuan yang sama dan jangan ada "Anak Emas" atau "Orang Istimewa". DENGARKAN. Bersikaplah terbuka kepada ide-ide dari anggota tim lain. Berikan mereka kesempatan untuk menyampaikan pendapat dan ide mereka. Banyak organisasi yang mengeluarkan uang yang tidak sedikit untuk menyewa konsultan dari luar tanpa menanyakan terlebih dahulu pendapat dari para karyawannya. Padahal, mungkin karayawannyalah yang lebih mengetahui masalah yang terjadi dalam organisasinya tersebut. HAVE FUN. Sediakan waktu untuk tertawa bersama atau melakukan kegiatan yang menciptakan suasana santai. Tidak akan ada tujuan yang tercapai apabila suasananya selalu tegang. Hal tersulit menjadi pemimpin adalah membuat para bawahan untuk bisa bekerja dengan benar....

Selasa, 13 November 2012

Kerinduan kU....

Judul Buku : Lontara Rindu
Penulis : S. Gengge Mappangewa
Penerbit. : Republika, 2012
Tebal. : 342 halaman
Selama ini, ketika kita berbicara atau merasakan rindu, secara alami perasaan itu ditujukan pada seorang kekasih. Namun, saat membaca bab demi bab novel Lontara Rindu karya S. Gengge Mappangewa ini, kita akan sadar, rindu bukanlah perasaan yang mutlak diperuntukkan kepada kekasih.
Novel peraih penghargaan terbaik pertama “Lomba Novel Republika 2011″ ini mengisahkan kerinduan mendalam seorang anak yang terpisah dengan ayahnya. Suatu kisah yang mengharukan, dengan mengambil setting lokasi di Sulawesi Selatan, daerah asal sang penulis.
Penulis menceritakan seorang anak bernama Vito terpaksa berpisah dengan ayahnya, lantaran perbedaan agama antara ayah dan ibunya. Vito mempunyai saudara kembar bernama Vino. Setelah orang tuanya bercerai, Vito tinggal bersama ibunya. Sementara Vino dengan ayahnya.
Tak hanya keharuan yang disuguhkan di novel ini. Sang penulis yang bernama asli Sabir ST dan juga berkecimpung di dunia pendidikan ini, mampu menghadirkan sebuah cerita yang menyelipkan kelucuan dan kenakalan ala bocah yang masih berseragam biru tua. Kenakalan di sini seperti diam-diam membongkar laci meja guru mereka, Ibu Maulindah, dan membaca buku hariannya. (Hal 19-20)
Kelucuan dan kenakalan lainnya juga hadir di bab berikutnya, di novel ini penulisnya lebih suka memakai istilah lontara. Tapi ada juga kenakalan yang tidak patut ditiru, yakni saat Vito berbohong pada gurunya bahwa kakeknya meninggal. Dan hal itu yang dijadikannya alasan untuk tidak masuk sekolah. (Hal 24)
Namun dibalik kenakalannya itu, sebenarnya ia merindukan kasih sayang seorang ayah. Seorang ayah yang bisa membelanya meskipun ia melakukan kesalahan. Seperti yang dilakukan oleh kakeknya selama ini. Kerinduan yang yang terus menggebu, bahkan lidahnya pun tak sanggup melontarkan pertanyaan tentang siapa ayahnya kepada ibunya. Pertanyaan itu hanya mampir di tenggorokannya.
Kerinduan yang memerihkan batinnya itu harus dilawannya. Dan lucunya, pos ronda merupakan tempat yang dirasanya pantas untuk sembunyi dari rasa rindu dan sunyi. Namun, suatu hari, Vito memutuskan untuk mengakhiri rasa rindu ini dengan melakukan pencarian sosok ayahnya. Bahkan ia berniat untuk menjual biji jambu mete hasil kebun keluarganya sebagai bekalnya dalam pencarian.
Alur cerita di novel ini maju mundur. Saat sedang menikmati kelucuan dan rasa penasaran Vito mengenai sosok ayahnya, anda akan dibawa si penulis ke masa dimana ayah dan ibunya bertemu pertama kali. Di Lontara 4 pertemuan itu dikisahkan, suatu hari pada tahun 1996 di Pangkajene. Saat itu Ilham, nama ayah Vito, sedang kehabisan angkot. Mahasiswa Universitas Hasanudin itu bertemu Halimah, Ibu Vito, seorang gadis pemalu.
Pertemuan selanjutnya dihadirkan di lontara 9. Ilham kembali bertemu dengan Halimah. Di sinilah bunga-bunga cinta antara keduanya mulai tumbuh. Ilham bahkan meminta Halimah untuk menunggunya hingga ia menamatkan kuliahnya. Dan yang paling menyentuh, ia berani meminta Halimah untuk menyiapkan janur kuning saat ia datang kembali menemui Halimah.
Di lontara 9 ini juga dikisahkan, penolakan ayah Halimah terhadap sosok Ilham. Alasannya karena Ilham tak pernah sekalipun tampak batang hidungnya di masjid. Semenjak itulah keantipatian kakek Vito terhadap ayahnya dimulai. Dia pun menjodohkan Ibunya dengan pria lain bernama Azis yang tak lain sepupu Ibunya.
Perjodohan itu membuat Halimah kecewa bahkan ia nekat lari di malam sebelum hari pernikahannya dengan Azis. Tujuannya satu, bertemu dengan Ilham. Namun, saat impiannya bertemu Ilham terwujud, Halimah justru dikecewakan, lantaran Ilham menganut kepercayaan yang berbeda dengannya. Ilham merupakan penganut Tolotang, yang akhirnya masuk Islam saat silariang (kawin lari) dengan Halimah. (Lontara 18 dan 19).
Halimah baru berani menceritakan siapa ayah Vito saat Vito memasuki usia 13 tahun. Cerita yang disampaikan kepada Vito tidak hanya manisnya saja. Meski demikian, Vito tidak sedikitpun menyimpan benci dan dendam. Bahkan rasa rindunya kepada ayahnya semakin besar. Meskipun, ia tahu mamanya membenci ayahnya lantaran dikhianati dan ditelantarkan. (Lontara 24)
Dan kerinduan yang semakin membuncah ini yang akhirnya mendorong Vito menemui ayahnya tepat di hari raya penganut Tolotang, yang hanya diadakan di Perrinyameng. Namun sayangnya, keinginannya itu terpaksa harus kandas. Ia hanya bertemu dengan Jihang atau kakeknya.
Alur cerita yang maju mundur benar-benar membuat penasaran, apakah impian Vito untuk bertemu dengan Ayah dan Vino jadi kenyataan. Dan semuanya terkuak di Lontara 33.
Novel Lontara Rindu ini mengajarkan kita tentang rindu. Bagaimana rindu bisa memberikan keberanian pada seorang anak yang baru berusia 13 tahun untuk melakukan pencarian ayah kandung dan saudara kembarnya. Namun, satu hal, alur maju mundur yang digunakan si penulis agak membingungkan. Karena di saat sedang menikmati keceriaan Vito, tiba-tiba disela oleh kisah pertemuan orangtua Vito di masa lalu. Dan cerita-cerita tentang keseharian Vito dirasakan terlalu lama. Sementara kisah pencarian sosok ayahnya hanya dihadirkan di lontara terakhir.
Namun, secara keseluruhan novel ini memberikan makna positif pada kehidupan.
(Lia Purna W)

 

HEBATNYA KITA DALAM RINDU SEORANG AYAH


Terpendam dalam tawa.
mungkin juga sedih.
yang memayungi hati.

Airmata itu tak kita baca.
tak kita lihat.
perasaan kita tuli, hati kita buta.
Dia menyimpan rasa pada kita.
Dia memendam rindu yang mengarat.

Dalam tiap do’a IA selalu setia.
meski IA tak selalu disisi kita.
dalam tiap rintihan sujud IA selalu ada.
dalam hening hatinya.
kita selalu di sanjung ,di banggakan , selalu di puja.
kita selalu ada dalam tiap lafadz do’anya.
di tiap ucap bibirnya,itulah kita.
meski pipi basah dengan airmata.
hanya satu yang dia pinta.
IA hanya ingin kita bahagia.
begitu pula ,
kita selalu setia dalam do’a untuk IA.

Oleh :Wong Djogja
Djogjakarta

Minggu, 14 Oktober 2012

Lyric lagu boulevard

I don’t know why,

you said goodbye

Just let me know you didn’t go forever my love

Please tell me why, you make me cry

I beg you please on my knees if that’s what you want me to

never knew that it would go so far

When you left me on that boulevard

Come again you would release my pain

And we could be lover again

Just one more chance, another dance

And let me feel it isn’t real

that i’ve been loosing you

this sun will rise within your eyes

Come back to me and we will be happy together

never knew that it would go so far

When you left me on that boulevard

Come again you would release my pain

And we could be lovers again

Maybe today ill make you stay

A little while just for a smile and love together

For I will show a place I know

In Tokyo where we could be happy forever

never knew that it would go so far

When you left me on that boulevard

Come again you would release my pain

And we could be lovers again

never knew that it would go so far

When you left me on that boulevard

Come again you would release my pain

And we could be lovers again


Lirik Lagu Dan Byrd – Boulevard dipersembahkan oleh Lirik Lagu Indonesia Terbaru

Jumat, 03 Agustus 2012

Suaramu hanya bisa ku dengar dari desisan angin. . . masih pantaskah aku merindukan kamu,masih pantaskah aku tetap menyayangimu,masih pantaskah aku menyimpan rasa ini. . ???!!!1Entah harus dengan cara apa aku menghilangkan bekas kasihmu.Begitu dalam. . .begitu sempurna,begitu indah.Sekilas tapi membekas. . itukah arti hadir dalam hidup ini. . !!!!??Tenanglaah,di hatiku kedudukanmu tetap no 1.Tak kan bisa terganti. . .mungkin saja.Kehidupan apa ini yang kow tawarkan untuk hidupku..akan kah Putri Zeuz datng dengan seribu kisahnya untuk membalut dada ini. . . sedangkan dirinya yang ku lihat yang selalu ingin ku lihat tak sedikitpun melihatku. . .ataukah dia melihatku!!!???Tak ada yang mampu menyeret ku ke luar trali ini, , sampai kapan hingga kapan aku harus menanti//Tak di inginkankah diri ini. . . atau,tak di hargai kah hembusan ini. . . Hanya mampu melihat//hanya mampu tersenyum. . .semangattttt,itu selalu melekat di motifasi jalanku.

Rabu, 11 Juli 2012

hidupku dalam sebuah penantian

Malam ini aku kembali tak dapat tidur.hhhhhhmmmmmm...sulit rasanya tidur,berat rasa mata ini terpejam..diriku berusaha menyemangati awak sendiri.harus selalu semangat,jangan putus asa//Tapi kenapa diri ini selalu seperti ini.Tuhannnnnnn........ayo dong,plizzzz tenangkan aku.aku tak boleh memiliki perasaan itu lagi,aku punya suami aku punya keluarga//seperti ini kah jalan yang harus ku lalui,kenapa Tuhann...!!!!!!aku gag taw musti gimanaa Tuhan, Tak sedikit hati yang pernh aku singgahi,namun berakhir jua lah...tak ada kepastian,tak adanya keberanian dari mereka untuk mempertahankan aku.aku tidak suka jika hanya di gunakan bersenang senang saja.aku butuh seseorang,yah meski aku sadar aku sudah memiliki seseorang.tapi aku inginkan seseorang yang aku bener bener inginkan,yang bisa sejalan denganku..Aku tau kow selalu berusaha untuk mengingatkanku,kalaw tak ada satu orang pun yang bisa memahami aku,tak ada satu orang pun yang mampu bersikap sabar dalam menghadapi egoku,kow selalu berusaha mengingatkan,itu,karena kow selalu beranggapan kow adalah orang yaang paling sabar ,kow adalah orang yang paling bisa mengerti aku...Tapi itu menurutmu,bukan menurut ku..//Kenapa juga dengan semua keluargaku mendukungmu,merek selalu berpihak padamu,aku di anggapnya apa. . . !!!!!aku harus menurut apa yang di inginkan kalian,oke itu mungkin bagi kalian demi kebaikan ku,eh/ bukan demi kebaikan mu yang lebih tepatnya//.Apakah sebuah perceraian menjadi momok buat mu,ataw kah menjadi beban yang harus kow dan keluargaku tanggung...!!!????Trus,gmana dngan aku,jika seperti ini,aku yang terbebani, , , aku sedih,aku marah,aku menangis,tapi tak sedikitpun kalian menoleh ke sisiku.Ibuk . . .aku anakmu.plizzngertiin perasaanku,sdikit aja.aku gag bahagia buk....tapi kow selalu mengikuti jalanya budhe....hhhmmmmmmmmmm hidup terjepit,,,Ini kesalahan fatal.keputusan yang fatal yang aku buat sendiri,jika aku mendengarkan nasehatmu dulu buk,,,ku pasti tak sepeti ini,Aku masih tetap berfikir kenapa aku bisa seceroboh ini.menikah adalah keputusan yang tepat,itu dulu,,,,bagiku itu dulu tepat,,,,,,sebab aku tak pernah mendapat kebebasan dari bude,tak pernah boleh main keluar rumah,di kekang.....aku ambil keputusan ini karena aku ingin keluar dari itu semua,aku ingin menikmati kehidupan bersama teman,,hhmmmmmm.....sebodoh apakah aku ini....???!!aku mengerti kenapa kow melarangku ,hingga aku harus berhenti dari fitnesku,,,,kow tak suka jika aku berpenampilan,kow tak suka melihatku memiliki tubuh yang aku idamkan,,,aku mengerti,kow takut...kow penuh ketakutan.kow ingi aku gemuk hmmmmmmmmm,,,,sudah kow dapatkan lia yang gmuk,.tapi sekarang aku akan tidak nurut..aku sekarang mulai olah raga sendiri...ku tak mau lagi dengar kow berkata tidak,,,,,,selama ini semua tak mengerti aku.aku punya perasaan,aku manusia...Kenapa sech sulit sekali lepas dari mu...Tidak,tidak lia harus kuat,harus.Jangn cengeng lia,jangan.....hikz hikz hikz.....tapi nyatanya aku memang perempuan yang cengeng,,,,,selalu menagis dalam kesendirian,mungkin lebih tepatnya ,saat meratapi diri.
Hingga saat ini aku masih selalu berharap,aku menanti seseorang yang benar benar bisa menyayangiku,mau menerimaku dengan segala kekuranganku,yang pasti seseorang yang mau memperjuangkan aku,untuk keluar dari ini semua..Adakah seseorang itu,,,,entahlah,aku tak yakin...Terkadang aku melihat keluargaku,aku tak yakin bisa melakukan semua itu.Jika aku dapat berbicara langsung pada Tuhan,aku akan mendemo hidup yang di gariskan buat aku,,aku ingin mengulang dari awal.......aku sendiri bingung,,,mana lia yang ceria,,,,yang selalu tersenyummm,,,,,,,,aku rindu lia yang dulu,,,,,,,sekarang aku hanya bisa senyum dalam kebohongan.aku ingin menagisss,,,aku ingin menjeritttt......terkadang akuh berfikir,mungkin kematian jauh lebih baik dari pada ini.aku ingin membunuh perasaan tak tega ini ,,,,perasaan ini selalu muncul jika aku melihatnya,,,entah apa yang aku rasakan,cinta kah itu,atau kah hanya perasaan kasian......aku gag paham.kehidupanku sekarang ini hanyalah menanti datangnya seseorang yang bisa memperjuangkan aku.jika kow inginkan aku,jangan pernah melepaskan aku,perjuangkan aku menjadi milikmu,,,,,,,,,bawa aku keluar dari semua ini.Aku siap jika keluargaku marah,aku siap jika keluargaku tak mau mnerima ku lagi,,,,aku siap dengan semua resikonya,,,,,,,,,,aku ingin merasakan mencintai seseorang dengan sepenuh hatiku,,,,,,,,oke,mungkin dalam hal harta kow punya segalanya,,,tapi aku gag ingin itu,,,,,,mungkin dulu aku gila akan kekayaan,,,,,aku menikah karena kow kaya,,,orang tua mu memiliki segalanya,,,ku kira aku akan bahagia dengan semua itu,ternyata aku salah,betapa bodohnya diriku ini//////ya tuhannnnn,,,,haruskah malam ini aku menangisssss ...siapa yang mau ,siapa yang peduli...........aku takutttttt//sampai kapan aku harus menunggu seseoraang itu,,,,,,,,sedangkan sampai sekarang gag ada yang mencintaiku..

Sabtu, 07 Juli 2012

apa yang di lihat dari dunia ini.. apa yang mampu kuliat dengan keterbatasanku// memulai kisah tanpa dirimu,, meninggalkan dirimu sendiri tanpa bayanganku.. jangan pernah lupakan kenangan kita selama ini// kelak kamu akan menjadi hidupmu sndiri,melukai kenangan sendiri. . .

Senin, 18 Juni 2012

engkaw di bisiki bahwa kehidupan adalah kegelapa... dan penuh ketakutan//saat di keheningan malam,sang maut turut dengan hadrat Tuhan menuju ke bumi. . . ia terbang di atas sebuah kata yang menghinggapi relung jiwa jiwa yang sepi. kehidupan yang benar adanya. . . nyata namun terkadang tak nampak//Mungkinkah di keheningan malam yang akan mengabdikan jiwa dalam satu nafas. . . sulit di pahami,sulit di mengerti//disaat manusia mulai berbicara perihal kehidupan. . . aku sendiri tak taw akan hidup ini. . . bagaimanakah hidup ini. . . seperti apakah hidup ini. . . dan mengapa hidup ini ada. . . sampai saat ini Tuhan masih saja diam dalam kebisuan// tak pernah ku dapati jawaban dari rahasia kehidupan ini. . . saat ku mulai terkapar dalam kesedihanku. . . aku hanya bisa sujud duduk dan bertengadah// apa yang aku suarakan dan entah kapan terjawabnya. . . aku tak paham akan hidup ini. . . bahkan untuk hidupku sendiri. . . tak ku mengerti kehidupan apa yang ingin ku jalani. . . kehidupan apa yang ingin ku lalui. . . kehidupan seperti apa yang ingin ku impikan. . . hingga saatnya tiba. . . kejelitaan menjadi abu// kekekaran menjadi renta// kecantikan menjadi duri// apa yang sanggup aku jalani. . . hingga nantinya aku harus berjalan jauh hingga tak terarahkan. . . hingga ujung bumi ini // siapa yang akan mengerti aku. . . siapa yang akan membawaku ke tempat yang ada. . . laksana tawanan aku hanyalahmampu berjalan atas peta yang ada// saat kesepian mulai melanda. . . kesunyian mulai terpaku//kesedihan mulai terpatri dalam jiwa yang merana// tak banyak hasrat yang terujuk. . . tak banyk malam sepi tanpa bintang. . . aku menangis// aku terkulai// aku hinggap dalam kesepian jiwaku// . . . saat lilin pijarku yang mulai redup. . . angin meghembuskan terpaannya semakin kencang. . . namun tak terbayangkan,api tak akan terpadam kan // apa yang aku miliki dari cinta. . . apa yang aku dapati dari cinta. . . apa manfaat dari perjalanan cinta. . . kosong// sampai langit tertutup. . . sampai mentari tak bersinar lagi. . . sampai bintang tak lagi mengedipkan cahaya. . . sampai rembulan mulai bingung akan arah. . . hingga bumu lupa akan arah peredarannya. . . apa yang dapat kow perbuat untuk hidup ini// hidup akan sia sia jika harus di pertaruhkan dengan hanya seseorang saja// sooyoung kim hoo

Minggu, 17 Juni 2012

mengapa mata tertutup saat. . . // kita menangis... kita tidur... sebab semua keindahan terkadang tak nampak oleh mata. . . mendekat,dan tatap mataku. . . lebih dekat lagi. . . apa yang sanggup kow baca dari mataku. . . apa yang kow lihat dari mataku. . .
Mencintai...
bukanlah bagaimana kamu melupakan...
melainkan bagaimana kamu memafkan. . .
bukanlah bagaimna kamu mendengarkan. . .
melainkan bagaimana kamu mengerti. . . 
bukanlah apa yang kamu lihat. . . 
melainkan bagaimana kamu merasakan. . . 
bukanlah bagaimana kamu melepaskan. . . 
melainkan bagaimana kamu mempertahankan. . .
lebih berbahaya mencucurkan air mata dalam hati
dibandingkan menagis tersedu sedu. . . 
cinta tidak harus menunggu orang yang kita inginkan. . .
melainkan bagaimana mensyukuri cinta yang ada sekarang
bukankah cinta tak harus di gali!!!!!!melainkan bagaimana kita merawatnya
. . .
Tak banyak yang aku tau soal cinta
bukan menguasai melainkan mengasihi
sedikit pengorbanan
tak sedikit air mata yang di sandingkan. . .
/ /
aku mencintaimu
aku menyayangimu
aku mengasihimu
. . .
entah apa yang aku dapatkan . .
hingga aku melepaskanmu. . .
tak dapat ku miliki. . .
tak dapat ku amati
melainkan bagaimana aku menyesali
//
tak dapat bersama. . .
terpisah jauh
terbentangkan luasnya laut dan samudra. . .
. . .
bukankah menunggu hal yang membosankan!!!!!
apa yang akan kow tunggu. . .
apa yang akan ku nanti. . .
semua hanya harap palsu. . .
kita tak saling taw
kita tak saling mengisi
kita tak saling bicara
kita tak saling mendengar
apa yang kita akan dapati. . .
reruntuhan alam hati . . .
hempasan samudra jiwa. . .
badai asmara terlampau dahsyat. . .
//
perasaan apa yang kaw sajikan di hidangan makan siangku. . .
minuman apa yang akan kow tegukkan di hari dahagaku. . .
anggur apa yang akan kow tuang di hari persandinganku. . .
entahlah/aku sendiri tak meyakini
. . . dalam relung jiwaku tersimpan nyanyian syahdu
sulit untuk di tulis dengan tinta. . .
aku tak memahami akan jalannya hidup ini. . .
entah apa yang selaras dalam nafas ini. . .
 



Minggu, 15 April 2012

rasa dalam perasaanku

          Tak sedikit waktu yang mengiringi ku menuju kehidupan ini,kehidupan yang penuh dengan makna.Aku berjalan dengan senyuman meski tangis dengan derai air mata sering mengiringiku,namun aku mampu menatap dunia dengan jiwaku.Entahlah. . . apakah aku ini adalah manusia yang mampu menatap kehidupan dengan mata Tuhan. . !!! Aku rasa tidak.Tiap menit tiap detik aku harus selalu melangkah dengan keyakinan jiwaku,meski semua itu ada kepalsuan.Semakin hari aku semakin takut akan hidup ini.Takutttt sekali,hingga nafas di jiwaku terasa asam.Inikah hidup . . . !!!!Keadaannya sangat menakutkan.Terkadang tak ada celah untuk sejumput senyuman manis.
          Kow mulai bicara tentang kehidupan. . . !!!!???? hhhhhmmmmmmmm aku sendiri tak tau, hidup dan kehidupan apa yang aku inginkan yang aku ingin jalani.Sebab tak pernah ku rasakan akan adanya kehidupan di dalam hidup ini.Terlalu banyak dilema.Banyak yang menyertai langkah kehidupan ini.Ego. . . egoiskah kamu. . . !!!???? atau aku kah yang egois. . .!!!! Entahlah,aku sendiri tak yakin.Tuhan. . . inikah hidup yang kow pilihkan buat ku, aku harus hidup dalam kehidupan yang aku sendiri tak paham akan pasal pasal yang ada di dalamnya.Setiap ku ingat akan hal ini,sakit rasanya. . . Aku tak mampu menompang hasrat dalam bibir bibir jiwaku.Ku mulai goyah akan adanya haluan.Sulit untuk aku terima takdir Mu.Jika ada yang harus aku pilih,aku ingin memilih satu waktu.Akan ku ubah adanya takdir ini.Akan ku genggam sebuah asa kehidupan nyata,tanpa adanya tragedi,sandiwara hidup.Akan ku lipat,dan mulai ku srobek takdir itu,lalu ku akan membakarnya.Akan ku ganti takdir hidup ini dengan takdirku.Tanpa kebohongan tanpa air mata namun tetap ada kisah.Mampukah sayap yang ada pada diriku ini membawaku terbang membumbung tinggi di langit tinggi hingga aku mampu memeluk awan putih itu. . . !!!!!???Namun aku takut akan hal layak.Akan memandang apa mata mata mereka ke sudut jiwaku ini,aku mulai berfikir akan hal layak.Tak sedikit kisah yang aku tebarkan,namun tak banyak kisah yang mampu membuatku jadi diriku sendiri.Bantu aku Tuhan,bantulah aku. . . Banyak hal yang ku sembunyikan dariMu,banyak kisah yang ingin ku tandai dalam setiap bait katanya,hingga aku mampu menemukan rasa dalam perasaan itu.