PRINSIP-PRINSIP MORAL DASAR
Pengertian Moral
Secara kebahasaan perkataan moral berasal dari ungkapan bahasa latin mores yang merupakan bentuk jamak dari perkataan mos
yang berarti kebiasaan. Dalam kamus Umum bahasa Indonesia dikatakan
bahwa moral adalah penetuan baik buruk terhadap perbuatan dan kelakuan.
Istilah moral biasanya dipergunakan untuk menentukan batas-batas suatu
perbuatan, kelakuan, sifat dan perangkai dinyatakan benar, salah, baik,
buruk, layak atau tidak layak, patut maupun tidak patut. Moral dalam
istilah dipahami juga sebagai (1) prinsip hidup yang berkenaan dengan
benar dan salah, baik dan buruk. (2) kemampuan untuk memahami perbedaan
benar dan salah. (3) ajaran atau gambaran tentang tingkah laku yang
baik.
Untuk
mengukur tindakan manusia secara moral, Tolak ukurnya adalah
Prinsip-Prinsip Moral Dasar, berikut ini adalah prinsip-prinsip dari
moral dasar tersebut :
a. Prinsip Sikap Baik
Kesadaran
inti utilitarisme ialah bahwa kita hendaknya jangan merugikan siapa
saja, jadi bahwa sikap yang dituntut dari kita sebagai dasar dalam
hubungan dengan siapa saja adalah sikap yang positif dan baik. Prinsip
utilitarisme, bahwa kita harus mengusahakan akibat-akibat baik sebanyak
mungkin dan mengusahakan untuk sedapat-dapatnya mencegah akibat-akibat
buruk dari tindakan kita bagi siapa saja yang terkena olehnya memang
hanya masuk akal, kalau sudah diandaikan bahwa kita harus bersikap baik
terhadap orang lain.
Dengan demikian prinsip moral dasar pertama dapat kita sebut prinsip sikap baik.
Prinsip itu mendahului dan mendasari semua prinsip moral lain. Baru
atas tuntutan dasar ini semua tuntutan moral lain masuk akal. Kalau
tidak diandaikan bahwa pada dasarnya kita harus bersikap positif
terhadap orang lain.
Prinsip
ini mempunyai arti yang amat besar bagi kehidupan manusia. Hanya karena
prinsip itu memang kita resapi dan rupa-rupanya mempunyai dasar dalam
struktur psikis manusia, kita dapat bertemu dengan orang yang belum kita
kenal tanpa takut. Karena sikap dasar itu kita dapat mengandaikan bahwa
orang lain tidak akan langsung mengancam atau merugikan kita. Karena
sikap dasar itu kita selalu mengandaikan bahwa yang memerlukan alasan
bukan sikap yang baik melainkan sikap yang buruk. Jadi yang biasa pada
manusia bukan sikap memusuhi dan mau membunuh, melainkan sikap bersedia
untuk menerima baik dan membantu. Oleh karena itu berulang kali kita
dapat mengalami bahwa orang yang sama sekali tidak kita kenal, secara
spontan tidak membantu kita dalam kesusahan. Andaikata tidak demikian,
andaikata sikap dasar antar manusia adalah negatif, maka siapa saja
harus kita curigai, bahkan kita pandang sebagai ancaman. Hubungan antar
manusia akan mati.
b. Prinsip Keadilan
Masih
ada prinsip lain yang tidak termuat dalam utilitarisme, yaitu prinsip
keadilan. Bahwa keadilan tidak sama dengan sikap baik, dapat kita pahami
pada sebuah contoh : untuk memberikan makanan kepada seorang ibu
gelandangan yang menggendong anak, apakah saya boleh mengambil sebuah
kotak susu dari sepermarket tanpa membayar, dengan pertimbangan bahwa
kerugian itu amat kecil, sedangkan bagi ibu gelandangan itu sebuah kotak
susu dapat berarti banyak baginya. Tetapi kecuali kalau betul-betul
sama sekali tidak ada jalan lain untuk menjamin bahwa anak ibu itu dapat
makan, kiranya kita harus mengatakan bahwa dengan segala maksud baik
itu kita tetap tidak boleh mencuri. Mencuri melanggar hak milik pribadi
dan dengan demikian keadilan. Berbuat baik dengan melanggar hak pihak
ketiga tidak dibenarkan.
Hal
yang sama dapat juga dirumuskan dengan lebih teoritis : Prinsip
kebaikan hanya menegaskan agar kita bersikap baik terhadap siapa saja.
Tetapi kemampuan manusia untuk bersikap baik secara hakiki terbatas, itu
tidak hanya berlaku pada benda-benda materiil yang dibutuhkan orang :
uang yang telah diberikannya kepada seseorang pengemis tidak dapat
dibelanjakan bagi anak-anaknya sendiri; melainkan juga dalam hal
perhatian dan cinta kasih : kemampuan untuk memberikan hati kita juga
terbatas! Maka secara logis dibutuhkan prinsip tambahan yang menentukan
bagaimana kebaikan yang merupakan barang langka itu harus dibagi.
Prinsip itu prinsip keadilan.
Adil
pada hakekatnya berarti bahwa kita memberikan kepada siapa saja apa
yang menjadi haknya. Dan karena pada hakekatnya semua orang sama
nilainya sebagai manusia, maka tuntutan paling dasariah keadilan ialah
perlakuan yang sama terhadap semua orang, tentu dalam situasi yang sama.
Jadi prinsip keadilan mengungkapkan kewajiban untuk memberikan
perlakuan yang sama dan untuk menghormati hak semua pihak yang
bersangkutan. Suatu perlakuan yang tidak sama adalah tidak adil, kecuali
dapat diperlihatkan mengapa ketidak samaan dapat dibenarkan (misalnya
karena orang itu tidak membutuhkan bantuan). Suatu perlakuan tidak sama
selalu perlu dibenarkan secara khusus, sedangkan perlakuan yang sama
dengan sendirinya betul kecuali terdapat alasan-alasan khusus. Secara
singkat keadilan menuntut agar kita jangan mau mencapai tujuan-tujuan,
termasuk yang baik, dengan melanggar hak seseorang.
c. Prinsip Hormat Terhadap Diri Sendiri
Prinsip
ini mengatakan bahwa kita wajib untuk selalu memperlakukan diri sebagai
suatu yang bernilai pada dirinya sendiri. Prinsip ini berdasarkan faham
bahwa manusia adalah person, pusat berpengertian dan berkehendak yang
memiliki kebebasan dan suara hati, makhluk berakal budi. Oleh karena itu
manusia tidak pernah boleh dianggap sebagai sarana semata-mata demi
suatu tujuan yang lebih lanjut. Ia adalah tujuan yang bernilai pada
dirinya sendiri, jadi nilainya bukan sekedar sebagai sarana untuk
mencapai suatu maksud atau tujuan yang lebih jauh. Hal itu juga berlaku
bagi kita sendiri. Maka manusia juga wajib untuk memperlakukan dirinya
sendiri dengan hormat. Kita wajib menghormati martabat kita sendiri.
Prinsip
ini mempunyai dua arah. Pertama dituntut agar kita tidak membiarkan
diri diperas, diperalat, diperkosa atau diperbudak. Perlakuan semacam
itu tidak wajar untuk kedua belah pihak, maka yang diperlakukan demikian
jangan membiarkannya berlangsung begitu saja apabila ia dapat melawan.
Kita mempunyai harga diri. Dipaksa untuk melakukan atau menyerahkan
sesuatu tidak pernah wajar, karena berarti bahwa kehendak dan kebebasan
eksistensial kita dianggap sepi. Kita diperlakukan sama seperti batu
atau binatang. Hal itu juga berlaku apabila hubungan-hubungan pemerasan
dan perbudakan dilakukan atas nama cinta kasih, oleh orang yang dekat
dengan kita, seperti oleh orang tua atau suami. Kita berhak untuk
menolak hubungan pemerasan, paksaan, pemerkosaan yang tidak pantas.
Misalnya ada orang yang didatangi orang yang mengancam bahwa ia akan
membunuh diri apabila dia itu tidak mau kawin dengannya, maka menurut
hemat saya sebaiknya diberi jawaban “silahkan!” dengan resiko bahwa ia
memang akan melalukannya (secara psikologis itu sangar tidak perlu
dikhawatirkan; orang yang sungguh-sungguh untuk membunuh diri biasanya
tidak agresif). Adalah tidak wajar dan secara moral tidak tepat untuk
membiarkan dia diperas, juga kalau kita mau diperas atas nama kebaikan
kita sendiri.
Yang
kedua, kita jangan sampai membiarkan diri terlantar, kita mempunyai
kewajiban bukan hanya terhadap orang lain, melainkan juga terhadap diri
kita sendiri. Kita wajib untuk mengembangkan diri. Membiarkan diri
terlantar berarti bahwa kita menyia-nyiakan bakat-bakat dan
kemampuan-kemampuan yang dipercayakan kepada kita. Sekaligus kita dengan
demikian menolak untuk memberikan sumbangan kepada masyarakat yang
boleh diharapkannya dari kita.
Terima Kasih
Edifikasi
Edifikasi mempunyai makna membangun/memberi kekuatan
/mempromosikan/memuji/ menghormati sesuatu. Edifikasi merupakan prinsip
dasar & kunci utama yang harus diterapkan sebagai pembangun
jaringan (Network Builder). Edifikasikan selalu sponsor/Leader anda,
perusahaan anda, partner bisnis anda, cross line anda, buku-buku
positif dan juga semua pertemuan yang diadakan!!. Sebagai contoh
bilamana anda mau mau meminta bantuan presentasi kepada Leader Anda,
maka anda terlebih dahulu harus menceritakan mengenai
kelebihan-kelebihan dari Leader Anda tersebut, misalnya anda boleh
mengatakan bahwa: “Teman saya yang akan mengajarkan kita bisnis ini
adalah orang yang luar biasa, beliau walaupun masih sekolah tetapi
sudah menjadi pengusaha yang cukup sukses, yang bisa membiayai dirinya
sendiri dan bahkan sudah bisa membantu orang tuanya. Karena beliau
lebih berpengalaman dalam bisnis ini maka suatu kehormatan bagi kita
semua karena beliau mau meluangkan waktunya untuk menjelaskan bisnis
yang sangat luar biasa ini kepada kita. Hal ini bertujuan agar prospek
Anda mau mendengarkan dengan baik tentang materi bisnis yang nantinya
disampaikan oleh Leader anda. Jangan pernah mengedifikasi diri sendiri,
karena akan terkesan sombong. Semua orang tidak suka orang sombong.
Mintalah partner bisnis Anda untuk edifikasi anda. kalau terpaksa tidak
ada yang mengedifikasi Anda, edifikasilah para Leader. Anda boleh
menceritakan hasil yang anda peroleh di bisnis ini, hanya jika ditanya
oleh prospek anda.
EDUKASI"
Sikap Positif Membuat Anda Lebih Di Hormati. . .
"Ketekunan diri untuk mengafirmasi hal-hal positif ke dalam
ingatan, akan menjadikan diri terbiasa untuk mengingat hal-hal baik,
dan menjadikannya sikap positif saat berinteraksi dengan orang lain." ~
Djajendra
Kepribadian yang menciptakan kebaikan adalah penting dalam kehidupan
bermasyarakat. Sikap positif membuat diri lebih menarik, karena
kebaikan yang dipancarkan membuat diri menjadi terhormat dalam
pandangan siapa pun. Diri dengan sikap positif selalu membuat keputusan
yang baik, dan juga mampu mempengaruhi kehidupan orang lain dengan
hal-hal baik.
Sikap positif menjadikan diri sumber kebaikan, dan membuat semua hal disekeliling diri menjadi lebih indah dalam kebahagiaan dan keharmonisan hidup. Keindahan sikap positif merupakan cerminan dari kepribadian yang memancarkan energi baik dari hati nurani. Sikap positif membuat diri selalu tampil lebih optimis, peduli, percaya diri, dan memancarkan aura positif kepada kehidupan yang indah.
Kebaikan sebuah kepribadian tercermin melalui penampilan. Saat Anda bersikap positif, kepribadian Anda terlihat lebih indah dalam senyum dan tata krama, yang menciptakan kebaikan untuk siapa pun. Sikap positif membuat Anda cantik luar dalam. Pancaran energi baik dari dalam diri Anda akan membuat Anda menjadi orang yang dipercaya, dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk dipercaya oleh siapa pun. Aura baik yang terpancar melalui sikap positif akan menjadi sebuah kekuatan, yang mempengaruhi kehidupan Anda ke arah yang lebih terhormat.
Sikap positif membuat penampilan diri lebih muda, terlihat lebih sehat, lebih dipercaya oleh orang lain, memancarkan kebaikan, berbicara positif, lebih percaya diri, dan lebih cerdas secara sosial. Artinya, sikap positif akan membuat Anda tampil luar biasa, karena dalam jiwa yang baik ada kecantikan karakter, yang siap ditampilkan dalam bentuk sikap positif.
Sikap positif adalah energi baik yang membuat kehidupan menjadi lebih bersahabat dengan Anda. Karena, kebaikan yang diperlihatkan oleh sikap positif Anda, akan membuat semua kehidupan tersenyum bahagia saat berinteraksi dengan pribadi Anda. Sikap positif langsung menyentuh hati orang lain untuk membangun hubungan baik, yang mencerahkan kehidupan bersama.
Sikap positif dimulai dengan kemampuan diri untuk berpikir, berkata-kata, beremosi, dan berperilaku optimis di sepanjang hari. Dan semua ini, dapat dihasilkan dari disiplin dan kesadaran, untuk melatih dan membiasakan diri, menjadi positif terhadap semua hal dalam hidup. Proses menjadi positif adalah melalui perubahan menuju jati diri yang baru, dalam pencerahan nilai-nilai atau prinsip-prinsip hidup; yang mendorong diri menjadi terbaik secara emosional, pikiran dan perilaku. Ketekunan diri untuk mengafirmasi hal-hal positif ke dalam ingatan, akan menjadikan diri terbiasa untuk mengingat hal-hal baik, dan menjadikannya sikap positif saat berinteraksi dengan orang lain. Ketika Anda mampu bersikap baik kepada diri sendiri, maka Anda juga pasti mampu bersikap baik kepada siapa pun, tanpa terkecuali.
Sikap positif adalah akar kebahagiaan. Hidup yang bahagia pasti merupakan harapan dari semua orang, dan untuk membuat diri bahagia diperlukan perubahan sikap, serta membiasakan diri hidup dalam bahagia. Bahagia adalah cara bersikap positif terhadap semua objek kehidupan. Bila Anda sudah mampu melihat semua objek kehidupan itu indah dari perasaan syukur dan terima kasih, maka hati Anda sudah mulai masuk ke dalam sumber kebahagiaan hidup. Bahagia adalah kebesaran hati untuk melihat semua hal di dalam diri dan di luar diri dari sikap optimis.
Sikap positif akan membawa Anda menuju kehormatan diri. Sikap positif Anda menunjukkan kualitas Anda yang paling indah, dan menjadi energi yang dapat membantu menciptakan dunia yang positif. Jadilah positif dengan menampilkan kebaikan untuk keindahan hidup semua orang. Pandangan positif, pikiran positif, dan hati nurani Anda yang positif, akan menjadi sumber kebaikan hidup, dan membuatnya mempengaruhi kehidupan menjadi lebih indah.
Sikap positif menjadikan diri sumber kebaikan, dan membuat semua hal disekeliling diri menjadi lebih indah dalam kebahagiaan dan keharmonisan hidup. Keindahan sikap positif merupakan cerminan dari kepribadian yang memancarkan energi baik dari hati nurani. Sikap positif membuat diri selalu tampil lebih optimis, peduli, percaya diri, dan memancarkan aura positif kepada kehidupan yang indah.
Kebaikan sebuah kepribadian tercermin melalui penampilan. Saat Anda bersikap positif, kepribadian Anda terlihat lebih indah dalam senyum dan tata krama, yang menciptakan kebaikan untuk siapa pun. Sikap positif membuat Anda cantik luar dalam. Pancaran energi baik dari dalam diri Anda akan membuat Anda menjadi orang yang dipercaya, dan memiliki kepercayaan diri yang tinggi untuk dipercaya oleh siapa pun. Aura baik yang terpancar melalui sikap positif akan menjadi sebuah kekuatan, yang mempengaruhi kehidupan Anda ke arah yang lebih terhormat.
Sikap positif membuat penampilan diri lebih muda, terlihat lebih sehat, lebih dipercaya oleh orang lain, memancarkan kebaikan, berbicara positif, lebih percaya diri, dan lebih cerdas secara sosial. Artinya, sikap positif akan membuat Anda tampil luar biasa, karena dalam jiwa yang baik ada kecantikan karakter, yang siap ditampilkan dalam bentuk sikap positif.
Sikap positif adalah energi baik yang membuat kehidupan menjadi lebih bersahabat dengan Anda. Karena, kebaikan yang diperlihatkan oleh sikap positif Anda, akan membuat semua kehidupan tersenyum bahagia saat berinteraksi dengan pribadi Anda. Sikap positif langsung menyentuh hati orang lain untuk membangun hubungan baik, yang mencerahkan kehidupan bersama.
Sikap positif dimulai dengan kemampuan diri untuk berpikir, berkata-kata, beremosi, dan berperilaku optimis di sepanjang hari. Dan semua ini, dapat dihasilkan dari disiplin dan kesadaran, untuk melatih dan membiasakan diri, menjadi positif terhadap semua hal dalam hidup. Proses menjadi positif adalah melalui perubahan menuju jati diri yang baru, dalam pencerahan nilai-nilai atau prinsip-prinsip hidup; yang mendorong diri menjadi terbaik secara emosional, pikiran dan perilaku. Ketekunan diri untuk mengafirmasi hal-hal positif ke dalam ingatan, akan menjadikan diri terbiasa untuk mengingat hal-hal baik, dan menjadikannya sikap positif saat berinteraksi dengan orang lain. Ketika Anda mampu bersikap baik kepada diri sendiri, maka Anda juga pasti mampu bersikap baik kepada siapa pun, tanpa terkecuali.
Sikap positif adalah akar kebahagiaan. Hidup yang bahagia pasti merupakan harapan dari semua orang, dan untuk membuat diri bahagia diperlukan perubahan sikap, serta membiasakan diri hidup dalam bahagia. Bahagia adalah cara bersikap positif terhadap semua objek kehidupan. Bila Anda sudah mampu melihat semua objek kehidupan itu indah dari perasaan syukur dan terima kasih, maka hati Anda sudah mulai masuk ke dalam sumber kebahagiaan hidup. Bahagia adalah kebesaran hati untuk melihat semua hal di dalam diri dan di luar diri dari sikap optimis.
Sikap positif akan membawa Anda menuju kehormatan diri. Sikap positif Anda menunjukkan kualitas Anda yang paling indah, dan menjadi energi yang dapat membantu menciptakan dunia yang positif. Jadilah positif dengan menampilkan kebaikan untuk keindahan hidup semua orang. Pandangan positif, pikiran positif, dan hati nurani Anda yang positif, akan menjadi sumber kebaikan hidup, dan membuatnya mempengaruhi kehidupan menjadi lebih indah.




Tidak ada komentar:
Posting Komentar