Rabu, 22 Mei 2013

Mertua Perempuan Vs Menantu Perempuan


Entri ku kali ini membahas masalah yang sudah menjadi hal umum di masyarakat luas,di timur ataupun di barat.Kenapa tidak mertua laki laki Vs menantu perempuan,atau mertua perempuan Vs menantu laki laki,yaa,,,,,mungkin ada beberapa,tapi kebanyakan memang benar mertua perempuan Vs menantu perempuan.Enth ini sudah mendarah daging atau memang ini sudah menjadi pencitraan adat. . .saya sendiri juga bingung apa arena faktor emosional antar peempuan jauh lebih tinggi dari pada laki laki dengan laki laki ya..!!!!.Banyak sekali faktor yang bisa membuat hubungan menantu dengan mertua menjadi renggang.Hingga terkadang sampai muncul anggapan mertua yang menjengkelkan.seeekkkkkk reekkkk,jo kesusu mengartikan seperti itu,terkadang ada juga menantu yang menjengkelkan,sikap n sifatnya bisa membuat mertua naik darah.
Beberapa faktor yang menjadi pemicu kerenggangan hubungan mertua dengan menantu:
1. Pernikahan Yang Tidak Di Setujui
Banyak dari berbagai cerita yang tersiar di masyarakat luas,Seorang anak laki laki yang ingin menikahi perempuan idamanya,terkadang tidak mendapat restu dari orang tuanya.Ketika sang istri ini nantinya mengetahui pernikahannya di tentang keluarga laki lakinya,maka ini akan menjadi bumerang antara sang istri dengan sang mertua,karena merasa tidak di sukai akhirnya sang istri bisa juga bersikap acuh pada mertua.Tapi banyak juga kok rek mertua yang memang benar benar tidak menyukai menantunya karena faktor faktor lain,meskipun sang menantu baik hati lemah lembut sopan.
2. Tinggal Seatap Dengan Mertua
Banyak pengalaman yang mencuak ke permukaan masyarakat,jika kita tinggal seatap dengan mertua pasti banyak sekali nantinya konflik konflik yang timbul.Entah itu dari perbedaan cara memasak,atau mungkin sang menantu kurang rajin,atau mencuci kurang bersih,itu bisa menjadi pemicunya.Tapi terkadang banyak juga yang mengalami hal berbeda,mereka sudah rajin bersih,ehhh tapi mertua tetap saja mencari kesalahan sang menantu,menurut kalian gimna nih...!!!!??
3. Perbedaan Lingkungan Ataupun Gaya Hidup
Kita bilang,ini zaman modern,bukan zaman kuno lagiii maaaa,,,,,,hehehehehehe
Tidak bagi para ibu mertua yang memikiranya masih menganut abad kuno,hehehehehe...
Mertua yang seperti itu sulit bisa di ajak kompromi sulit di ajak sharring,pasti maunya sendiri,Kita sebagai menantu harus mengikuti jalan pikiran nya,iyakan,,!!! Anak muda sekarang bilang itu ndak mboizzzz alias gag seru,hehehehe
Terkadang si menantu berpikiran modern,dengan gaya hidup yang glamor,atau bisa juga pikiran modrn tapi gaya hidup sederhana,,itu pun masih tidak benar di mata mertua.Karena mertua bilang tidak sopan.orang jawa bilang,gag duwe unggah ungguh alias gag duwe tata krama.Padahal kan gag gitu nuja kaleeee. . .
Bisa juga si mertua sensi dengan cara berpakaian kita.Atau bisa juga si mertua sensi melihat kita berdandan,ber rias diri,banyak sekali hal pemicu kesenjangan itu.Bisa juga si mertua menyuruh kita mengembala terna,,iyakann,,,!!!!!? waahhhhh parah ini,sudah parahhhh,susahnya kalo kita itu hidup dari perkotaan terus pindah ke pedesaan terpencil,Kayak kayaknya hal itu harus di turuti sist.meski kepaksa sehhh...makanya kalo kita mau cari pendamping hidup,kita harus jeli melihat dari lingkungan mana laki laki itu tinggalnya,jangan menyesal nantinya kalo ternyata sudah menikah eehhhhh rumahnya di desa terpencil hhghghghghghghg,,,,suruh e kamu nanti mengembala terna hehehhee.
Makanya kita harus selektif memilih.
4.Kecantikan Istri
Saya pernah dapat cerita dari teman saya,namaya saya samarin saja yah,A. Si A ini cantik sekali,suaminya pas pasan tampangnya.Mertuanya lumayan cantik daripada mertua sepupuku,heheheee. . .
Karena kecantikannya itu si mertua jadi salah tingkah,merasa tersaingi.Apapun yang di pake ataupun di kenakan si menantu pasti di komen mulu.Bilang ndak pas lah ndak cocoklah,terkadang sedikit menyakitkan sech kata katanya,Abis si A meskipun tidak dandan tetap saja terlihat cantik hehehhe,,makanya sist hati hati kalo punya wajah cantik,tidak semua mertua bangga loh punya menantu cantik.
5. Si Mertua Selalu Mencampuri Urusan Sang Anak dan Menantu
Naaahhh. . . kalo ini baru pengalaman saya sendiri rekkk. . .Mertuaku sering sekali ikut adil dalam masalahku dengan suami,aku tidak nyaman.Awalnya sehh aku baik baik saja dengan sikap adil mertua,eehhh lama kelamaan aku merasa terganggu .Masa iyah kalo mau ngambil keputusan harus tunggu mertua ikut adil dulu,ndak etislah itu.Terkadang aku merasa tidak di anggap di rumah itu.Alhasil,aku akhirnya bersama suami bisa keluar dari rumah itu.Sekarang lebih nyaman lebih tentram menjauh dari mertua.Ya begitulah mertua kalo selalu menganggap dirinya paling benar.Ia merasa tua,jadi ia merasa benar sendiri.
6.dll. . .  
Masih banyak lagi sist faktor faktor yang lain yang dapat membuat renggang hubungan mertua dengan menantu.Ini hanya sebagaian.Mungkin di luar sana masih banyak lagi cerita certia ibu rumah tangga yang lain,bahkan ada juga yang lebih parah ,hingga masuk dalam kategori kekerasa.
Bisa juga karena si mertua merasa tersaingi,dan si mertua merasa kita merebut anaknya dari dirinya,itu kan bisa juga menjadi faktor kecembuaruan sist..
OKLAH. . .next kita sambut lagi entri ku yang baru. .


Tidak ada komentar:

Posting Komentar